Senin, 15 Jun 2026 19:51 WIB

Polisi Tetapkan 5 Tersangka Pendukung Cakades Bawa Sajam

Barang bukti yang diamankan polisi. (Foto:  Fathor/jatimnow.com)
Barang bukti yang diamankan polisi. (Foto: Fathor/jatimnow.com)

jatimnow.com - Razia senjata tajam yang dilakukan beberapa hari yang lalu di depan Pendopo Agung Bupati hingga kini terus didalami. Setelah menangkap 10 orang, kini polisi telah menetapkan 5 orang tersangka. 

Hal itu disampaikan langsung oleh Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Bangkit Dananjaya. Ia mengatakan pihaknya telah menetapkan 5 orang tersangka. Sedangkan 5 orang lainnya dipulangkan.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

"Dari hasil pemeriksaan, terdapat 5 orang tersangka. Untuk 5 orang lainnya sudah dipulangkan," terangnya, Rabu (17/5/2023). 

Bangkit mengatakan, 5 orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu diduga pemilik senjata tajam yang tertangkap razia. Meski begitu, ia enggan menyebutkan identitas 5 orang tersebut. 

"Untuk detail identitasnya nanti saja. Yang pasti ada 5 tersangka, mereka merupakan pendukung salah satu Cakades," imbuhnya  

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Dikatakan, selain mengamankan para pelaku, polisi juga mengamankan belasan senjata tajam jenis parang. Sajam tersebut disita dari sejumlah mobil dan beberapa lainnya dibawa langsung oleh pelaku. 

"Ada yang ditaruh mobil dan ada juga yang dibawa di badan," tuturnya. 

Sebelumnya, Tim Fasilitasi Pemilihan Kepala Desa (TFPKD) memanggil sejumlah pihak terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Banyoneng Laok Kecamatan Geger di Pendopo Agung Bangkalan. Pemanggilan itu diikuti oleh sejumlah pendukung Cakades yang bersiaga di depan pendopo.

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

Dari puluhan orang pendukung itu, terdapat sejumlah orang membawa senjata tajam yang kemudian tertangkap razia polisi. 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.