Sabtu, 20 Jun 2026 14:49 WIB

Pangkas Angka Pengangguran, Disnakertrans Lamongan Gelar Pelatihan Kerja

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat membuka program pelatihan kerja Disnakertrans (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi saat membuka program pelatihan kerja Disnakertrans (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan melalui Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar pelatihan kompetensi program pendidikan dan vokasi.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi mengungkapkan bahwa sertifikat yang didapat para peserta bisa menjadi modal hidup mandiri. Selebihnya kebutuhan pekerja bagi sejumlah sektor dapat terpenuhi.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Nantinya sertifikat kompetensi ini bisa digunakan secara mandiri. Semisal pelatihan excavator di Lamongan banyak permintaan. Namun belum banyak yang piawai. Maka akan bisa memenuhi dengan pelatihan ini," ungkap Yuhronur, Selasa (16/5/2023).

Yuhronur berpesan agar para peserta giat dan memanfaatkan kesempatan pelatihan ini dengan berlaku terampil dan fokus agar melahirkan pekerja yang kompeten.

"Maka manfaatkan sebaik-baiknya fokus dan terampil di bidang masing-masing. Ini menjadi alasan kenapa kita terus mengadakan pelatihan pelatihan agar bisa saling mengisi," bebernya.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

Sementara Kadisnaker Lamongan, Agus Cahyono menyampaikan, pelatihan ini telah digelar dua tahap selama Tahun 2023, dengan total 9 kompetensi.

"Khusus tahap ke-dua ini, terdapat 5 kejuruan yang diikuti 80 peserta. Antara lain, menjahit, service AC, tata rias, exsafator, dan service sepeda motor injeksi," bebernya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Agus menargetkan pada tahun depan program kompetensi pendidikan dan vokasi lebih banyak bidang kejuruan yang digelar.

"Kegiatan ini juga kordinasi dengan berjalan anggaran dana APBN (Cukai) dan APBD semoga terus berkembang dan melahirkan pekerja yang kompeten di bidangnya," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.