Jumat, 19 Jun 2026 08:28 WIB

Siswi SMPN 31 Surabaya itu Dibunuh dengan Cara Digorok dan Dihantam Kepalanya

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Ryzki Wicaksana (kanan) memimpin rilis ungkap kasus pembunuhan siswi SMPN 31 Surabaya (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)
Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Arief Ryzki Wicaksana (kanan) memimpin rilis ungkap kasus pembunuhan siswi SMPN 31 Surabaya (Foto: Rama Indra/jatimnow.com)

jatimnow.com - Siswi SMPN 31 Surabaya yang mayatnya ditemukan di area Benteng Kedung Cowek, Surabaya, ternyata dibunuh dengan cara digorok lehernya. Juga ditemikan luka pukul di kepala korban.

Siswi bernama Nurdiyana (14), warga Kedungmangu Timur Gang 3, Nomor 10A Surabaya itu dibunuh oleh Y (16), mantan pacar korban dan R (14), temannya, hingga mayatnya ditemukan dalam kondisi hampir mengering pada Minggu (16/4/2023).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Arief Ryzki Wicaksana mengatakan, penyebab tewasnya korban yaitu akibat luka gorok di leher dan hantaman keras di kepala.

"Setelah diautopsi ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Di antaranya luka gorok di leher korban dan ada hantaman benda tumpul di tubuh korban," tegas Arief dalam pers rilis di Mapolres Tanjung Perak, Kamis (11/5/2023).

Arief menjelaskan, pelaku utama dalam kasus pembunuhan ini adalah Y, mantan pacar korban. Sedangkan pelaku R bertugas membantu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk motif pembunuhan, Arief menyebut, hal itu dipicu rasa cemburu mantan pacar terhadap korban.

"Tersangka Y ini cemburu, karena korban punya kekasih lain atau pacar baru. Dari situ Y memiliki niat menghabisi nyawa korban dan menguasai HP," jelas Alumni Akpol Tahun 2013 itu.

Bahkan, tersangka Y sempat memperkosa korban, sebelum membunuhnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Korban disetubuhi paksa oleh Y pacarnya dan penyebab tewasnya adalah rusaknya jaringan otak korban dan kehabisan darah," pungkasnya.

Kedua tersangka kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan terancam hukuman 15 tahun penjara.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.