Sabtu, 20 Jun 2026 20:00 WIB

Bupati Anas Bersyukur Tari Gandrung Tampil di Pembukaan Asian Games

  • Penulis :
  • | Minggu, 19 Agu 2018 16:23 WIB
10 penari gandrung yang tampil di pembukaan asian games 2018/Foto: istimewa
10 penari gandrung yang tampil di pembukaan asian games 2018/Foto: istimewa

jatimnow.com - Pembukaan Asian Games 2018 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Sabtu (18/8/2018) malam, berlangsung megah dan meriah.

Ternyata, kesenian Tari Gandrung khas Banyuwangi turut memeriahkan pembukaan kompetisi olahraga terbesar di Asia itu. Adapun sesi yang ditampilkan saat pembukaan itu adalah Gandrung Marsan yang diperagakan oleh 10 penari.  

Baca Juga: Bukan Pengosongan, Ketika Para Tokoh Berpikir Tentang Ibu Kota Provinsi Jatim

Gandrung Marsan adalah tari gandrung yang dimainkan oleh laki-laki. Marsan sendiri berasal dari nama seorang penari di era kolonial, yang melakoni kesenian yang sampai mencapai usia 40 tahun.

Gandrung Marsan dikenal di Banyuwangi sebagai upaya perlawanan terhadap penjajah Belanda. Gandrung Marsan digunakan untuk memberikan kode-kode tersembunyi pada para pejuang kemerdekan melalui tarian dan nyanyian Gandrung. 

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, bersyukur kesenian Banyuwangi terus mendapat pengakuan tampil di berbagai even berskala nasional maupun internasional.

"Kami bersyukur pelaku seni di Banyuwangi terus mendapat kesempatan tampil di publik nasional dan internasional," kata Anas dalam pernyataannya, Minggu (19/8/2018). 

Tari Gandrung Banyuwangi telah berkali-kali diminta tampil dalam berbagai acara nasional dan internasional. Seperti tampil di acara kenegaraan di Istana Negara.

Gandrung juga berkali-kali manggung di acara kebudayaan di Jerman, Malaysia, Prancis, Hongkong, Brunei Darussalam, Jepang, dan negara lainnya. 

Pada awal Juli lalu, tari gandrung tampil do Chicago USA, di hadapan pelaku wisata dari 13 negara bagian Amerika Serikat, seperti Chicago, Kentucky, Illinois, dan Minnesota.

Baca Juga: Kerap Dibuat Mesum, Satpol PP Tingkatkan Pengawasan Alun-alun Lamongan.

"Pengakuan ini kian memacu semangat kami untuk terus menjaga dan mengeksplorasi potensi-potensi seni dan budaya Banyuwangi," kata Anas. 

Tari Gandrung sendiri tampil  berdasar permintaan khusus dari koreografer tari opening ceremony Asian Games, yakni Eko Supriyanto atau yang lebih dikenal Eko Pece. Eko meminta secara khusus Gandrung Marsan untuk tampil.

"Gandrung Marsan merupakan permintaan langsung dari Mas Eko, untuk tampil di Asian Games," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Kebudayaan, Muhammad Yanuarto Bramuda.

Maret lalu, Eko Pece telah datang ke Banyuwangi. Dalam kunjungannya itu, seniman internasional kenamaan yang pernah menjadi penari latar ‎artis Madonna itu  akan menyatakan akan membawa tari gandrung ke berbagai even internasional. 

Bramuda mengatakan, sekitar dua bulan lalu para penari Gandrung Marsan telah diminta ke Jakarta untuk bergabung dan berlatih bersama para penari pengisi pembukaan Asian Games.

Baca Juga: ISI Surakarta Buka Perkuliahan di Banyuwangi, Catat Jadwal Pendaftarannya

"Mereka berlatih selama dua bulan di Jakarta," pungkasnya.

 

Penulis/editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.