Minggu, 21 Jun 2026 03:49 WIB

Anak Durhaka Pukul Ibu Kandung Gegara Kecanduan Game Online di Sidoarjo

ilustrasi
ilustrasi

jatimnow.com - Seorang anak durhaka, DA (28) di Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo harus berurusan dengan polisi karena tega menganiaya ibu kandungnya sendiri. Duda satu anak ini tega melakukan penganiayaan terhadap ibunya diduga karena kecanduan game online dan tidak memiliki duit untuk membeli chip.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi pada Jumat (5/5/2023). Saat itu DA mendatangi korban TA untuk meminta uang, untuk membeli chip game online.

Baca Juga: Diduga Menjadi Korban Penganiayaan, Ajudan Wakapolres Blitar Alami Hidung Patah

Warga sekitar, Yanto mengatakan, korban terpaksa melaporkan insiden tersebut ke Polresta Sidoarjo karena tindakan sang anak telah melampaui batas dan sering terjadi.

"Ulah pelaku ini sudah keterlaluan dan juga sering dilakukan oleh pelaku. Alasan itulah mungkin yang membuat korban nekat lapor polisi," kata Yanto, Selasa (9/5/2023).

Ia menambahkan, DA acapkali menganiaya terhadap ibunya serta menjual barang berharga milik keluarganya untuk membeli chip.

"Sudah sering kejadian seperti itu dilakukan pelaku, bahkan elpiji untuk masak pun pernah dijual oleh pelaku," ungkapnya.

Baca Juga: Organisasi Aremania Utas Ganti Kerugian Wisatawan Asal Surabaya

Saat kejadian, pelaku yang meminta uang diberi nasehat oleh ibunya lalu korban memberikan uang Rp100 ribu kepada DA.

"Tak terima dinasehati, DA membentak ibunya. Dikasih Rp100 ribu namun merasa kurang dan akhirnya STB TV yang ada di rumah diambil untuk dijual oleh pelaku," tutur Yanto.

"Saat korban merebut STB tersebut tiba-tiba pelaku memukul dan menendang korban. Setelah melihat korban tak berdaya pelaku kabur dengan membawa STB untuk dijual," imbuhnya.

Baca Juga: Kasus Pengeroyokan Wisatawan Asal Surabaya Oleh Oknum Aremania Berakhir Damai

Akibat kejadian tersebut korban mengalami memar dan sakit di bagian lengan tangan kanan bagian atas serta kaki kiri. Dan selanjutnya kejadian penganiayaan itu dilaporkan ke Polresta Sidoarjo untuk proses lebih lanjut.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono saat dikonfirmasi terkait hal tersebut membenarkan laporan tersebut. Dan sekarang perkara tersebut dalam penanganan petugas.

"Iya, sekarang dalam proses lidik," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.