Jumat, 19 Jun 2026 06:47 WIB

Disabilitas Tak Jadi Penghalang Komunitas DMI untuk Berbuat Sosial

Komunitas DMI Surabaya Saat Parade Memperingati HUT RI ke 73
Komunitas DMI Surabaya Saat Parade Memperingati HUT RI ke 73

jatimnow.com - Orang yang memiliki kekurangan fisik atau cacat biasa dipandang sebelah mata. Sebab, mereka dianggap tidak mampu melakukan aktifitas layaknya orang dengan fisik yang normal.

Namun, berbeda halnya dengan Komunitas Disable Motorcycle Indonesia (DMI) Surabaya. Sekelompok orang dengan penyandang disabilitas ini mampu menunjukkan, bahwa mereka bisa melakukan apa yang bisa dilakukan oleh orang dengan fisik normal.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Terbentuknya DMI ini sendiri berawal dari pertemanan dua orang penyandang disabilitas, yang sama-sama mengendarai motor roda 3.

Adalah Suntoro Danny (39) bersama temannya yang berasal dari Sidoarjo yang berkeinginan untuk menyatukan para penyandang disabilitas agar bisa saling berbagi dan mengadakan berbagai kegiatan positif.

"Akhirnya kami berdua membuat Komunitas DMI Surabaya ini. Kami ingin menunjukkan bahwa kita mampu seperti orang normal lainnya. Tidak boleh merasa minder dan malu dengan apa yang kita miliki," ujar Ketua DMI Surabaya, Suntoro Danny.

Danny mengatakan, dalam Komunitas ini berbagai kegiatan positif seperti saat bulan ramadan selalu dilakukan. Kegiatan berupa bagi-bagi takjil, sahur on the road dan buka bersama dengan anak yatim piatu, contohnya.

"Selain itu juga kami mengadakan kopdar (kopi darat) setiap seminggu sekali. Biasanya di KBS atau di sekitar Jalan Darmo Surabaya. Bakti sosial juga kita lakukan, kegiatan apapun yang berbau positif pasti kita lakukan dalam komunitas ini," terang Danny

Komunitas DMI Surabaya sendiri sudah berdiri selama 8 tahun. Saat ini DMI beranggotakan 50 orang. Sementara untuk DMI se Jawa Timur berjumlah 1000 orang.

Danny mengatakan teman-teman yang tergabung dalam komunitas ini disabilitas yang cacat dari lahir maupun terkena kecelakaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Namun kami tak menutup kemungkinan jika ada orang yang ingin gabung ke komunitas kami walaupun bukan disabilitas akan kami tampung. Karena kami membangun silaturahmi antar para komunitas pecinta motor," tuturnya.

Pria lulusan Hukum Untag ini menceritakan, ia sangat beruntung dan berterima kasih karena ada dalam komunitas DMI ini. Karena Danny dulu hanya bekerja sebagai pedagang kresek plastik, namun sekarang dirinya sudah menjadi lebih dari itu.

"Dulu saya hanya berjualan kresek, karena komunitas ini saya bisa bekerja jadi staf notaris, itulah hal yang sangat saya banggakan bisa bergabung dalam komunitas ini. Kami bisa berkumpul dengan berbagai orang dengan keahlian dan pekerjaan yang berbeda-beda dan itu bisa membantu kami berbagi informasi dan pengalaman," pungkasnya.

Reporter: Arry Saputra
Editor: Erwin Yohanes

 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

 

 

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.