Rabu, 17 Jun 2026 22:54 WIB

Kelompok Penyerang Kantor PCNU Lamongan Disebut Bawa Senjata Tajam

Habib, petugas jaga Kantor PCNU Lamongan (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Habib, petugas jaga Kantor PCNU Lamongan (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Puluhan orang yang menyerang Kantor Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lamongan di Jalan Kiai Amin No. 9, sebagian besar membawa senjata tajam.

Hal itu disampaikan Habib, saksi mata. Katanya, pelaku berjumlah puluhan dan membawa senjata tajam.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Saat itu saya bertugas menjaga kantor (PCNU Lamongan). Saya sempat dikejar hingga terpaksa melarikan diri," ungkap Habib pada Kamis (4/5/2023) kemarin.

Menurut Habib, massa berhenti di depan kantor PCNU.

"Dari gerombolan itu, ada dua yang turun membawa celurit kemudian merusak plangbor (papan nama) dari Pagar Nusa. Saat saya mengetahuinya, saya teriaki, lalu ada sebagian yang mengejar saya.

Dari hitungan Habib, kelompok yang memakai motor tersebut berjumlah puluhan orang.

"Bermasker lebih dari 20 orang. Pada motor mereka, kebanyakan tidak terpasang pelat nomor," jelasnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Sementara Ketua PCNU Lamongan, H. Supandi Awaludin mengutuk keras peristiwa tersebut. Pihaknya juga menempuh upaya hukum untuk mencari kejelasan atas insiden tersebut.

"Kami mendesak Polres Lamongan mengusut tuntas perkara ini. Dengan ini juga mendesak APH (aparat penegak hukum) agar segera menetapkan tersangka. Menghukum oknum yang terlibat dengan hukuman pidana," ungkap Supardi di hari yang sama.

Bahkan PCNU Lamongan secara terbuka mengeluarkan ultimatum hingga mengancam bakal melakukan aksi turun jalan apabila laporan tidak segera ditindaklanjuti.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Apabila tidak diusut, maka NU akan kehilangan kepercayaan kepada penegak hukum (Polres Lamongan). Dan dalam 2x24 jam tak kunjung mendapat kepastian, kita akan turun aksi di Polres Lamongan," tegas dia.

Supardi menceritakan bahwa sebelum penyerangan, pihaknya mendapat informasi perihal aksi demo yang akan digelar Pagar Nusa pada Senin (1/5/2023) di Polres Lamongan. Namun, pihak Pagar Nusa mengonfirmasi jika tidak ada aksi demo dan hal itu hanya isu semata.

Diketahui, peristiwa tersebut terjadi sekitar 01.30 WIB, Selasa (2/5/2023). Meski hanya perusakan papan nama, insiden itu disikapi serius PCNU Lamongan.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.