Rabu, 17 Jun 2026 08:07 WIB

Insiden Kuda Wisata Memakan Korban, Polisi Blitar Periksa Tujuh Saksi

  • Penulis : CF Glorian
  • | Sabtu, 18 Agu 2018 17:39 WIB
Korban saat hendak dievakuasi oleh petugas polisi/Foto:  Cf Glorian
Korban saat hendak dievakuasi oleh petugas polisi/Foto: Cf Glorian

jatimnow.com - Petugas kepolisian kini melakukan penyelidikan terkait insiden tewasnya Dia Rahmawati (19). Ia tewas setelah terseret kuda yang mengamuk di Wisata Hutan Pinus Gogoniti Kesamben beberapa waktu lalu.

Hingga kini, tujuh orang saksi telah diperiksa polisi. Mereka yang diperiksa termasuk dari keluarga korban, maupun pihak pengelola wisata. 

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

"Meskipun pihak keluarga sudah menandatangani pernyataan tidak menuntut secara hukum, namun kita tetap melakukan penyelidikan," terang Kasatreskrim Polres Blitar AKP Rifaldy Hangga Putra, Sabtu (18/8/2018). 

Pemeriksaan yang dilakukan polisi berkaitan dengan penyebab kematian korban. Meski ada dugaan kelalaian sang pawang, namun belum ada bukti yang mengarah ke sana. 

"Pada dasarnya semua kemungkinan bisa saja terjadi. Tapi yang pasti, kami masih terus melakukan pemeriksaan," ungkap Rifaldy. 

Baca juga: Lepas Kendali, Kuda Wisata di Blitar Seret Penunggang Hingga Tewas

Sebelumnya, pada Minggu (11/08/2018) pekan lalu, Dia Rahmawati (19) Warga Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang, tewas setelah diseret kuda Wisata Hutan Pinus gogoniti, Kesamben.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Awalnya, korban didampingi oleh pawangnya, namun di tengah jalan, ia meminta untuk dibiarkan berkuda sendirian dengan alasan sudah terbiasa. Nahas, ketika kembali ke parkiran, Kuda wisata itu mendadak mengamuk dan liar. 

Pawang yang mengetahui hal itu mencoba menghadangnya. Namun, usaha itu sia-sia karena kekuatan kuda yang begitu besar. 

Korban saat itu jatuh ke kanan dalam posisi kaki tersangkut tali pelana kuda. Akhirnya, korban diseret di medan bebatuan sejauh lima puluh meter dan meninggal di lokasi kejadian.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

 

Reporter: Cf Glorian 

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.