Minggu, 21 Jun 2026 09:09 WIB

Miris! Dugaan Oknum Anggota DPRD Bojonegoro Doyan Open BO Berakhir Begini di Tangan BK

Juru Bicara BK DPRD Bojonegoro, Sudiyono (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)
Juru Bicara BK DPRD Bojonegoro, Sudiyono (Foto: Misbahul Munir/jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Kehormatan (BK) DPRD Bojonegoro menggelar rapat membahas gaduh video oknum diduga anggota dewan mesra dengan cewek open BO yang viral.

Dalam rapat yang hanya dihadiri tiga anggota BK tersebut, diputuskan bahwa ADP, oknum anggota DPRD Bojonegoro dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut adalah korban dari media sosial (medsos).

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Juru Bicara BK DPRD Bojonegoro, Sudiyono mengatakan bahwa berdasarkan hasil rapat, disepakati bahwa ADP adalah korban dari media sosial. Hal tersebut didasari dari hasil klarifikasi, di mana ADP menyebut bahwa pria dalam video itu bukan dirinya.

"Dari hasil analisis kita (BK DPRD Bojonegoro), ADP ini adalah korban dari unggahan medsos," terang Sudiyono, Selasa (2/5/2023).

Adapun dasar atau alasan dari keputusan tersebut, Sudiyono menjelaskan bahwa akun itu tidak jelas dan sudah tidak aktif. Kemudian video viral tersebut juga telah dihapus dan diganti dengan video klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf.

"Dan kemarin si korban juga saya tanya, kira-kira ada upaya untuk laporan ke aparat penegak hukum (APH), kita kembalikan kepada korban. Ternyata dia (ADP) juga tidak mau lapor," jelasnya.

Alih-alih mencari kebenaran dan pelaku dari pemilik akun yang mengunggah video itu, BK DPRD Bojonegoro justru mengembalikan persoalan ini kepada ADP dan Fraksi PKB.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Jadi tugas BK, selain mengingatkan juga menegur kedisiplinan dari anggota. Sedangkan di medsos tersebut, kalau medsos itu benar adanya, ini kan kita tidak menyelidikinya sampai ke sana. Jadi kita kembalikan ke si korban (ADP)," tandasnya.

"Kalau untuk meneliti keaslian foto yang ada di video itu bukan ranah dari BK, itu ranahnya aparat penegak hukum. Jadi kami tidak menanggapi itu asli atau palsu," sambung Sudiyono.

Sementara disinggung terkait sanksi mau pun rekomendasi, Sudiyono menyebut tidak ada sanksi yang diberikan. Ia juga berharap agar persoalan video viral tersebut tidak berlarut-larut dan segera selesai.

"Jadi kita kembalikan kepada korban (ADP), kalau mau melaporkan ya monggo. Harapan kami dari viralnya video tersebut tidak menambah pekerjaan lagi buat anggota BK, jadi kita selesaikan hari ini," pungkasnya.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Mantan Ketua DPRD Bojonegoro periode 1999-2004, Anwar Soleh menyebut bahwa seharusnya BK mengambil sikap tegas dengan merekomendasikan kepada yang bersangkutan atau mengambil sikap dengan melaporkan pembuat dan pemilik akun yang memviralkan hal tersebut. Pasalnya, viralnya video tersebut juga turut mencemarkan nama DPRD Bojonegoro.

"Harusnya dilaporkan, karena itu (video viral) sudah mencemarkan lembaga DPRD Bojonegoro," tegasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.