Kamis, 18 Jun 2026 09:33 WIB

Menteri dan Tokoh Nasional Puji Kemajuan Kota Madiun pada Gelaran MCIM

Gelaran MCIM yang dihadiri sederet menteri hingga tokoh nasional. (Foto: Soni for jatimnow.com)
Gelaran MCIM yang dihadiri sederet menteri hingga tokoh nasional. (Foto: Soni for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gelaran Madiun City International Meeting (MCIM) telah berakhir. Sejumlah tokoh penting di Indonesia hadir dalam kegiatan yang berlangsung di halaman depan Balai Kota Madiun tersebut.

Kegiatan yang sekaligus memperingati empat tahun kepemimpinan Wali Kota Madiun Maidi dan Wakil Wali Kota Inda Raya (MaDa) itu digelar Sabtu (29/4/2023) malam.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Selain itu dalam kegiatan tersebut menghasilkan sejumlah ide dan masukan. Namun, juga sarat akan pujian dari sejumlah tokoh yang hadir.

Salah satunya, dari Menko PMK RI Muhadjir Effendy yang menyebut Kota Madiun sudah menjadi destinasi wisata di Jawa Timur.

"Tadi saya berangkat mau masuk (Kota) Madiun macet. Di Nglames sana macet. Saya kira yang macet cuma di Jakarta, ternyata di Madiun juga macet. Ini menandakan Madiun sudah menjadi destinasi wisata di Jawa Timur. Ini luar biasa saya kira," kata Menko PMK.

Menko menambahkan Kota Madiun dinilai menjadi daerah yang terisolir sejak adanya tol. Sebab, kendaraan yang melintas tidak sempat masuk ke Kota Madiun. Namun, di bawah kepemimpinan Wali Kota Maidi, Kota Madiun memiliki alasan yang kuat untuk dikunjungi. Karenanya, biarpun tidak dilewati tol, banyak wisatawan yang menyempatkan mampir di Kota Madiun.

"Dulu kalau mau ke Solo, Jogja, lewatnya Madiun. Terminalnya di sini. Tetapi setelah ada tol mereka bisa langsung. Artinya, tidak ada alasan untuk mampir ke sini. Tetapi di tangan Pak Maidi, bisa merubah kota ini menjadi lebih menarik, sehingga Madiun menjadi destinasi atau tempat berkunjung. Saya kira ini luar biasa," ujarnya.

Menko PMK juga berpesan agar Kota Madiun jangan maju sendiri. Namun, juga mendorong daerah sekitar untuk turut berkembang. Sehingga ada banyak alasan wisatawan yang ingin ke Kota Madiun.

Hal senada juga disampaikan Mantan Menko Polhukam sekaligus Mantan Panglima TNI Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto mengaku situasi di Madiun saat ini banyak orang yang ingin singgah. Hal itu salah satunya karena adanya inovasi dan kreatifitas.

Baca Juga: Kolaborasi Pertamina dan Warga Ubah Sampah Jadi Nilai Ekonomi

"Di era kemajuan teknologi seperti sekarang ini semuanya memang serba mudah. Tetapi itu saja tidak cukup tanpa dua hal tadi, inovasi dan kreatifitas. Dan itu ada di Wali Kota Maidi sejauh yang saya pantau," ujarnya.

Namun, berbagai masukan juga mengemuka. Salah satunya dari serta Penasehat Ahli Kapolri Bidang Politik, Hermawan Sulistyo.

Pria yang akrab disapa Kikiek itu memberikan masukan terkait Kota Madiun yang bukan hanya sebagai smart city tetapi juga kota smart train. Hal itu cukup memungkinkan karena Kota Madiun memiliki industri perkeretaapian sekaligus sekolah kereta api satu-satunya di tanah air.

"Hal itu bisa menjadi daya tarik tersendiri dengan mendatangkan berbagai lokomotif dari berbagai dunia," beber Kiekik.

Baca Juga: PLN UPT Madiun Lakukan Perawatan Jaringan Tanpa Pemadaman

Dalam MCIM itu tidak hanya diikuti dari Paguyuban Madiun (Paguma) dan diaspora. Namun, juga hadir beberapa tokoh penting. Seperti anggota Wantimpres sekaligus Mantan Gubernur Jawa Timur Periode 2009-2019 Soekarwo, Panglima TNI yang diwakili oleh Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Totok Imam Santoso.

Tak hanya itu, hadir pula Plh. Sekjen Kemensos RI Robben Rico, serta Dirjen Pembangunan Desa dan Perdesaan Kemendes PDTT RI Sugito. Acara talkshow makin meriah dengan moderator Suko Widodo, Pakar Komunikasi Unair.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.