Selasa, 16 Jun 2026 01:27 WIB

Varises Bisa Turunkan Produktivitas

Dokter spesialis bedah toraks kardiovaskular dr Niko Azhari Hidayat berjas (tengah) bersama dengan peserta seminar. (Foto: Humas Unair)
Dokter spesialis bedah toraks kardiovaskular dr Niko Azhari Hidayat berjas (tengah) bersama dengan peserta seminar. (Foto: Humas Unair)

jatimnow.com - Varises menjadi salah satu penyakit yang sering disepelekan oleh masyarakat. Namun apabila tidak diantisipasi secara dini bisa penghalang produktivitas seseorang.

Dokter spesialis bedah toraks kardiovaskular dr Niko Azhari Hidayat mengatakan Varises sendiri adalah penyakit yang salah satunya disebabkan oleh faktor keturunan. Oleh sebab itu, Niko menyebut bahwa kunci dari pencegahan dini adalah pengetahuan.

Baca Juga: Yayasan Amway Peduli dan UC Surabaya Gelar Edukasi Kesehatan Anak Muda

"Kalau masyarakat tahu bahwa dia punya faktor risiko, misalnya orang tuanya varises, seorang itu akan tahu kalau akan terpapar kurang lebih 40 persen. Nah, itu bisa dicegah progresifitasnya," ujar Niko di ASECC tower Unair, Minggu (30/4/2023).

Founder Vascular Indonesia itu menambahkan, keluhan paling besar akibat varises yakni adanya keluhan cepat lelah. Artinya, hal itu nanti akan berdampak pada produktivitas.

"Paling besar varises itu adalah keluhan yang cepat capek. Artinya itu menurunkan produktivitas. Gerak makin terbatas. Kalau kita mencegah lebih dini ya kita makin produktif. Di usia 40-50 terhindar dari penyakit yang lebih serius dari vena," tandasnya.

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) itu menilai wajar saja jika penyakit tersebut sering disepelekan sebab penyakit ini letaknya di bawah dan kerap tertutup oleh pakaian.

Baca Juga: Upaya Dinkes Kota Kediri Kendalikan Penyakit Paru Obstruktif Kronik dan Asma

Menurutnya karena posisinya yang berada di bawah dan tertutup tersebut, membuat masyarakat enggan untuk berobat. Mereka hanya akan berobat jika varises makin parah.

"Varises itu penyakit pembuluh darah yang cukup disepelekan, karena posisinya berada di bawah, tertutup dengan rok, celana. Sehingga, pasien itu tidak akan datang berobat kalau tidak parah," kata Niko.

Karena itulah, Niko terus berupaya memberikan edukasi akan pentingnya melakukan pencegahan dan deteksi dini terhadap varises. Ia menyebut, bahwa berobat untuk penyakit varises tidak harus dilakukan operasi, namun cukup dengan USG.

Baca Juga: Habib Usman Doakan Adies Kadir di Maulid Nabi: Dulu Kolaps, Kini Sehat

"Berobatnya tidak langsung operasi. Sebenarnya simple kita bisa melakukan cek dulu, USG saja itu bisa untuk mengantisipasi," pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.