Minggu, 21 Jun 2026 06:31 WIB

Festival Kupatan Lamongan Berlangsung Meriah, setelah Vakum 3 Tahun

Sejumlah gunungan ketupat dalam Festival Kupatan di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Sejumlah gunungan ketupat dalam Festival Kupatan di Lamongan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Tradisi Lebaran ketupat dilaksanakan meriah di Kabupaten Lamongan dengan menggelar Festival Kupatan. Oleh pemerintah kabupaten setempat, tradisi ini menjadi kegiatan yang masuk dalam kalender even tahunan juga paling ditunggu.

Bertempat di area parkir Wisata Bahari Lamongan (WBL) di Kecamatan Paciran, ribuan pengunjung larut dalam berbagai rangkaian acara yang disiapkan Pemkab Lamongan melalui Dinas Pariwisata dan Budaya.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Sekertaris Daerah Kabupaten Lamongan, M. Nalikan mengaku senang lantaran kegiatan ini bisa kembali digelar setelah vakum hampir 3 tahun akibat pandemi. Menurutnya, kegiatan ini digelar sebagai ajang silaturahmi yang dibingkai dengan budaya lokal masyarakat Pantura.

"Patut kita syukuri, masyarakat sangat semangat dan antusias, bekerja sama dalam nguri-nguri budaya yang ada," kata Nalikan, saat membuka acara Festival Kupatan di depan Pelabuhan ASDP Paciran.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Lamongan, Siti Rubikah menerangkan kegiatan ini diadopsi dari tradisi yang diperkenalkan oleh Sunan Sendang Dhuwur.

Baca Juga: Tingkatkan Indeks Harapan Hidup, Pemkab Lamongan Ajak 600 Lansia Peringati HLUN

"Kegiatan ini terpilih menjadi salah satu kurasi event Pemprov Jatim pada tahun 2023," katanya.

Rubikah menjelaskan, festival ini dimeriahkan dengan berbagai kegiatan seperti pawai gunungan ketupat, di mana ketupat disusun menjadi gunungan besar, yang kemudian diarak dari terminal Paciran melewati wisata Maharani Zoo and Goa (MZG) dan berakhir di Area Parkir Timur WBL Paciran.

"Konten utama dari kegiatan Festival Kupatan ini adalah seni budaya pertunjukan dan kuliner. Adapun salah satu tujuannya adalah untuk mendorong dan meningkatkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Lamongan," terangnya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Selain itu, acara juga dimeriahkan dengan pawai budaya, kenduri kupatan di Pantai Tanjung Kodok, drama kolosal sejarah kupatan hingga rebutan 1000 kupat gratis bagi para pengunjung.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.