Jumat, 19 Jun 2026 08:54 WIB

Akseptor KB Jatim Capai 81 Ribu di Triwulan Pertama, Pil dan Suntik Favorit

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati (Foto: Fahrizal Tito/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dari 7 alat kontrasepsi yang saat ini tersedia di Indonesia, suntik dan pil paling banyak diminati atau favorit para akseptor di Jawa Timur.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Maria Ernawati membeberkan, berdasarkan data yang dimilikinya, pada triwulan 2023 terdapat 81.638 akseptor aktif dan terbanyak menggunakan metode tersebut.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Menurut Ernawati, kontrasepsi suntik 47 persen, pil sebanyak 13.99 persen, kondom sebanyak 2.97 persen, implan sebanyak 19.02 persen, IUD sebanyak 13.41 persen, MOW sebanyak 3,2 persen dan MOP 0,1 persen.

"Di dalam triwulan pertama Tahun 2023 ini sudah luar biasa. Untuk target KB baru ada 81.637 akseptor atau 8,26 persen dari target. Yang menggembirakan bahwa capaian untuk KB baru dengan metode kontrasepsi jangka panjang, kita sudah di posisi 25,07 persen," beber Ernawati, Kamis (27/4/2023).

"Sedangkan untuk pengguna KB baru pasca-persalinan lebih menggembirakan lagi. Di Jawa Timur sudah mencapai 53.53 persen," tambahnya.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Ernawati menegaskan bahwa Perwakilan BKKBN Jawa Timur sangat optimis target-target di Tahun 2023 akan tercapai.

"Meskipun pada Tahun 2022 lalu target MOP di Jawa Timur belum tercapai, namun kami akan terus melakukan upaya-upaya agar capaian MOP bisa semaksimal mungkin di Tahun 2023 ini," ungkap dia.

Ernawati juga berharap bahwa timnya semakin memantapkan komitmen dan tekad untuk lebih meningkatkan kualitas kinerja, baik untuk kepentingan individu, keluarga maupun institusi BKKBN dalam mewujudkan tatanan kehidupan yang lebih baik.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

"Penggunaan alat kontrasepsi ini juga dalam rangka mencegah terjadinya stunting melalui program satu keluarga satu balita. Dengan cara mengatur jarak antar kehamilan," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.