Jumat, 12 Jun 2026 13:51 WIB

Sarasehan Guru Mulia Membangun Peradaban Dunia Digelar Pergunu Lamongan

Sarasehan peningkatan kapasitas guru NU yang digelar Pergunu Lamongan (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Sarasehan peningkatan kapasitas guru NU yang digelar Pergunu Lamongan (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Menginjak usianya ke-71, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) terus konsisten mewarnai transformasi dunia pendidikan di Indonesia. Di Lamongan, hari lahir Pergunu diperingati meriah.

Tak melupakan jati diri sebagai rumahnya sang pendidik dari kalangan Nahdliyin, PC Pergunu Lamongan menggelar kegiatan sarasehan dan memperkenalkan program teacherpreaneur untuk meningkatkan kapasitas guru di Kota Soto itu.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Kegiatan sarasehan bertajuk "Guru Mulia Membangun Peradaban Dunia" ini dihadiri beberapa tokoh dan para praktisi pendidikan.

Meliputi, Dr. Aris Adi Leksono selaku Sekjen PP Pergunu yang juga menjabat sebagai Anggota KPAI, serta seluruh Pengurus Cabang (PC), Pengurus Anak Cabang (PAC) Pergunu dan peserta sarasehan dari jajaran Pergunu yang berjumlah sekitar 300 orang.

Ketua PC Pergunu Lamongan, Suroto mengajak para guru untuk terus mengabdi dan menapaki dunia pendidikan bersama Pergunu.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Pergunu merupakan organisasi profesi yang diakui oleh pemerintah, sama halnya seperti PGRI, PGSI, dan lainnya. Sehingga guru-guru NU tidak perlu ragu dan khawatir jika bergabung ke dalam Pergunu," ujar Suroto saat sarasehan di Aula SMK NU 1 Lamongan, Rabu (26/4/2023).

Sementara Sekjen PP Pergunu dan Anggota KPAI, Dr. Aris Adi Leksono berpesan agar sosok guru bisa terus meningkatkan kompetensinya. Hal itu, beber Aris, akan menjadi stimulus percepatan pendidikan yang ideal.

"Guru harus berusaha berjuang meningkatkan kompetensinya. Jadilah guru terbaik atau tidak sama sekali. Selain itu, guru juga mempunyai peran dan tanggung jawab yang tinggi dalam profesinya," pesannya.

Baca Juga: Gus Salam Sowan ke Kiai Imjaz Jelang Muktamar NU ke-35

Aris menyatakan bahwa guru juga harus menjadi pelopor bagi gerakan ramah anak, dengan mewujudkan satuan pendidikan yang aman, nyaman, bersih, sehat dan inklusi.

"Di tangan anak-anak hari ini, kemajuan Indonesia diamanatkan. Anak didik kita jangan dirusak masa depannya dengan tiga dosa besar pendidikan, yakni perundungan atau bullying, kekerasan seksual dan intoleransi. Sehingga dalam dirinya harus tertanam karakter baik untuk saling melindungi," terangnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.