Kamis, 11 Jun 2026 18:23 WIB

Disperindag Lamongan Sidak Pasar hingga SPBU Jelang Lebaran

Disperindag Lamongan saat menyidak makanan dan minuman di Pasar Sidoharjo. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Disperindag Lamongan saat menyidak makanan dan minuman di Pasar Sidoharjo. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan menggelar sidak ke sejumlah lokasi Menjelang Idul Fitri 1444 H.

Setidaknya 4 lokasi yang menjadi sasaran Disperindag dalam giat kali ini, yakni Pasar Sidoharjo, 2 toko ritel modern pada pusat kota dan SPBU di Kecamatan Deket.

Baca Juga: Tuai Polemik, Komisi III DPRD Kota Probolinggo Sidak Proyek Swalayan Jalan Cokro

Kepala Disperindag Lamongan, Anang Taufik mengungkapkan bahwa giat kali ini guna mengantisipasi peredaran makanan dan minuman yang tak layak edar atau kedaluarsa. Mengingat, daya beli masyarakat mulai meningkat dalam pekan ini.

"Ini sidak menjelang Idul Fitri, karena kita antisipasi peredaran mamin, terutama untuk masyarakat itu bisa terjaga, baik dari sisi kesehatannya maupun higienisnya," ungkap Anang, Senin (17/4/2023).

Dalam sidaknya, Anang menyita sejumlah barang dari Pasar Sidoharjo utamanya produk makanan ringan yang memiliki merk bahkan izin jual. Tak lupa Anang juga berdialog dan mengingatkan kepada para pedagang khususnya bahan pangan untuk lebih higienis.

"Tadi ada produk yang belum ada legalitas PIRT-nya, ini juga nanti menghawatirkan peredarannya di masyarakat. Karena takut uji kualitas kesehatannya maupun secara higienitasnya belum terjamin," bebernya.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Tak cukup di situ, Disperindag juga menyidak 2 toko ritel modern di sepanjang Jl. KH. Ahmad Dahlan. Hasilnya, petugas terpaksa membeli barang penyok tak layak. Di antaranya kemasan susu berbahan kaleng yang penyok.

"Di toko ritel modern tadi kita temukan juga beberapa produk dari sisi packaging, yaitu kaleng sama kemasan kotak itu ada yang rusak, tepos. Ini kan juga ndak baik kalau dikonsumsi, karena dari kaleng yang tepos itu menimbulkan bakteri clostridium, bisa berdampak buruk bagi kesehatan," ujarnya.

Sementara untuk sidak SPBU, petugas melakukan pemeriksaan terhadap tingkat keakuratan takaran pada mesin pompa SPBU.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Dengan kegiatan pengawasan seperti ini, diharapkan dapat memberikan jaminan kebenaran pengukuran bagi masyarakat," tutur Anang.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.