Selasa, 16 Jun 2026 13:54 WIB

Arus Mudik Jelang Lebaran, Jalur Gumitir Banyuwangi Alami Peningkatan

Pantauan arus kendaraan di jalur Gumitir. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Pantauan arus kendaraan di jalur Gumitir. (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Pantauan arus mudik jelang Lebaran melalui Jalur Gumitir, Desa Kalibaru Manis, Kabupaten Banyuwangi mulai mengalami peningkatan. Arus lalu lintas didominasi kendaraan pribadi baik roda dua maupun empat, Senin (17/4/2023). Tercatat peningkatan cukup signifikan dibanding hari sebelumnya.

Kanit Lantas Polsek Kalibaru Bripka Edi Irawan menyebut, terjadi peningkatan arus kendaraan sejak pagi hari, terutama pemudik yang menggunakan roda dua.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Peningkatan terjadi sejak Senin pagi. Tercatat peningkatan arus kendaraan sebesar 30 hingga 40 persen," katanya kepada jatimnow.com.

Peningkatan arus kendaraan, lanjut Edi, terjadi dari arah Banyuwangi menuju Jember dan seterusnya. Sedangkan untuk arus kendaraan dari arah sebaliknya terpantau landai.

"Justru (arus kendaraan) mengalami penurunan dari pintu masuk ke Banyuwangi via jalur Gumitir. Arus keluar Banyuwangi dari jalur (Gumitir) ini terpantau ramai lancar," jelasnya.

Meski tak menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, terlihat beberapa kendaraan berpelat nomor luar kota mulai berdatangan menuju Banyuwangi. Didominasi pelat nomor kendaraan Jakarta dan Surabaya.

Edi memprediksi puncak arus mudik melalui jalur Gumitir akan terjadi pada H-1 Lebaran. Namun, berapa persentase pastinya masih menunggu kalkulasi dari pihak terkait.

Baca Juga: Ngantuk di Jalur Gumitir Jember, Mobil SUV Terjun ke Jurang Sedalam 15 Meter

"Prediksi puncak arus mudik masih menunggu data dari pihak ASDP. Dari situ nanti terlihat berapa rata-rata volume kendaraan baik jalur Pantura maupun Jakur Gumitir," terangnya.

Disamping itu disediakan pula Pos Terpadu yang siap melayani para pemudik seusai menempuh perjalanan jauh. Yang didalamnya terdapat layanan kesehatan dan rest area bagi pemudik.

"Aktif mulai Selasa besok. Pemudik bisa mengakses layanan itu setelah melintasi perjalanan jauh. Letaknya beberapa meter dari Polsek Kalibaru," ujar Edi.

Sementara itu, sejumlah pemudik asal Banyuwangi mengaku memilih mudik lebih awal. Selain mengindari macet, pemudik mengaku ingin menghabiskan waktu lebaran lebih banyak bersama keluarga.

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

"Pilih mudik lebih awal. Takutnya kelamaan di jalan karena khawatir macet," ungkap Vebryan Pratama (23) pemudik asal Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu.

"Sengaja ambil cuti lebih awal agar bisa lebih banyak berkumpul bersama keluarga. Maklum sudah kangen setahun endak pulang," ujar Suripto (52), pemudik asal Jakarta.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.