Minggu, 21 Jun 2026 10:14 WIB

Perempuan Tewas dengan Luka Tusuk di Ponorogo itu Janda, Asmara Diduga Jadi Pemicu

Lokasi prempuan tewas dengan luka tusuk di Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Lokasi prempuan tewas dengan luka tusuk di Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Polisi terus mendalami kasus tewasnya perempuan dengan sejumlah luka tusuk di Ponorogo.

Dalam proses identifikasi, korban diketahui berinisial SW (50), seorang janda asal Desa Jurug, Kecamatan Sooko, Kabupaten Ponorogo. Sehari-hari korban berjualan kopi.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bahs Yudhi Kurnia menjelaskan, dugaan sementara janda itu adalah korban pembunuhan.

Meski belum menjelaskan detail siapa terduga pelaku, tapi Nikolas menduga bahwa motif di balik kasus itu adalah asmara.

"Dari penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, dugaannya korban pernah menolak ajakan menikah seorang pria. Diduga pria itulah yang melakukan penusukan, hingga korban meninggal," jelas Nikolas, Minggu (16/4/2023).

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Apalagi, didapati keterangan bahwa pada dini hari sebelum tewas, korban sempat menelepon anaknya. Saat itu korban memberitahu bahwa dirinya akan dibunuh.

"Saat menelepon anaknya, korban bilang kalau dia akan dibunuh orang dekat dengan Lapangan Kodim Jalan Pacar Gang 2 Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo," ungkap Nikolas.

Anak korban kemudian menuju ke lokasi. Sampai di sana, ia mendapati ibunya sudah dalam posisi tersungkur, dengan luka tusuk pada bagian perut.

Baca Juga: Polres Madiun Ringkus Buron Pembunuhan Pemilik Warung di Saradan

"Dalam identifikasi sementara ada dua tusukan di bagian perut," tambah mantan Kasatreskrim Polres Nganjuk itu.

Korban ditemukan tewas dengan luka tusuk pada Minggu (16/4/2023) dini hari di Jalan Pacar Gang 2 Kelurahan Tonatan, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.