Selasa, 16 Jun 2026 08:37 WIB

Apes, Warga Banyuwangi Terperosok Sungai saat Kejar Jambret

Saluran irigasi yang menjadi lokasi terperosoknya pemotor emak-emak. (foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Saluran irigasi yang menjadi lokasi terperosoknya pemotor emak-emak. (foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah video seorang wanita tercebur ke aliran sungai saat mengejar jambret viral di media sosial pada Sabtu (15/4/2023).

Wanita tersebut diketahui bernama Siami (50), yang tak lain warga Dusun Krajan, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Hasil penelusuran jatimnow.com, Siami saat itu baru saja belanja kebutuhan Lebaran. Apesnya, saat melintas aliran irigasi di lokasi, ia menjadi korban jambret.

"Korban berteriak jambret. Nah, saat saya keluar, korban sudah jatuh ke aliran sungai bersama dengan motor Honda Scoopy warna putih yang ia kendarai," katanya saksi mata, Sri Nur Yayuk (51) kepada jatimnow.com, Minggu (16/4/2023).

Ia menambahkan jika aliran irigasi tersebut setinggi dua meter. Pada saat berusaha menolong, jajanan Lebaran terlihat hanyut di sungai. Korban saat ditanya warga mengaku baru saja belanja kebutuhan Lebaran.

"Saat kita tanya, korban mengaku baru saja belanja jajan kebutuhan Lebaran di Pasar Patokwesi. Lokasinya kurang lebih berjarak 1,5 km (dari TKP)," Sri Nur Yayuk menambahkan.

Tak banyak jajan Lebaran yang bisa diselamatkan. Beberapa kue yang meliputi jajan basah dan tidak mudah hancur, masih bisa diselamatkan.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Sisanya, lanjut Yayuk, hancur dan tak bisa digunakan kembali. Bahkan beberapa di antaranya hanyut terbawa aliran sungai.

Dalam potongan video itu terlihat warga membantu mengevakuasi korban dan motornya ke tepi sungai. Dalam insiden itu, korban tak sampai menderita cidera serius. Siami hanya mengalami luka memar dan sempat syok.

"Korban sempat kebingungan, mungkin kaget habis terperosok ke sungai," ujarnya.

Sementara itu Kapolsek Cluring, AKP Eko Darmawan menyatakan, pihaknya belum menerima laporan dari warga atau korban terkait kejadian tersebut.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

“Belum ada laporan ke kita. Kejadian ini sudah saya infokan ke kanit reskrim.” terangnya.

Eko mengatakan pihaknya sudah menerjunkan anggota untuk melakukan penyelidikan terkait kebenaran informasi yang beredar.

 

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.