Jumat, 19 Jun 2026 21:45 WIB

Tembok Rumah Warga Trenggalek Ambruk Terdampak Gempa Tuban

Tembok rumah warga di Trenggalek yang ambruk. (Foto: BPBD Trenggalek)
Tembok rumah warga di Trenggalek yang ambruk. (Foto: BPBD Trenggalek)

jatimnow.com - Tembok rumah warga di Desa/Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek ambruk terimbas gempa berkekuatan 6,6 magnitudo yang berpusat di Tuban. Tembok rumah tersebut diketahui milik Isminah.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penghuni rumah dipastikan selamat dan tidak ada yang mengalami luka.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kalaksa BPBD Trenggalek Stefanus Triadi Atmono mengatakan kerusakan rumah ini terjadi sesaat setelah gempa bumi. Tembok rumah berdimensi tinggi 3 meter dan lebar 3,5 meter ini ambruk akibat diguncang gempa yang berpusat di wilayah Tuban.

"Tembok rumah Mbah Isminah roboh. Kemarin sore terdampak gempa, sehingga roboh," ujarnya, Sabtu (15/4/2023)

Berdasarkan hasil obeservasi, tembok rumah bagian kamar ini sebelumnya sudah mengalami keretakan. Kondisi ini diperparah dengan gempa yang terjadi kemarin sore.

Kerusakan rumah tersebut tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka, penghuni rumah dipastikan dalam kondisi selamat. Kerugian akibat ambruknya tembok tersebut mencapai Rp5 juta.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

"Kami terus memantau kondisi wilayah apakah ada kerusakan lain apa tidak," tuturnya

Sebelumnya gempa bumi berkekuatan 6,6 magnitudo terjadi di 65 kilometer barat laut Tuban. Gempa yang terjadi pukul 16.55 WIB itu berpusat pada kedalaman 632 kilometer.

Getaran gempa ini juga dirasakan di beberapa daerah seperti Tulungagung dan Trenggalek. Dari informasi BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.