Rabu, 17 Jun 2026 00:18 WIB

Polres Bojonegoro Rangkul BKP, Dilarang Pakai Atribut Perguruan Silat di Malam Takbiran

Kapolres Bojonegoro AKBP Rogib Triyanto bersama ketua perguruan silat. (Foto: Humas Polres Bojonegoro)
Kapolres Bojonegoro AKBP Rogib Triyanto bersama ketua perguruan silat. (Foto: Humas Polres Bojonegoro)

jatimnow.com - Jelang perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H, Polres Bojonegoro ajak seluruh perguruan silat untuk komitmen menjaga, memelihara, keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Komitmen tersebut diwujudkan dalam sebuah ikrar kesepakatan bersama Bojonegoro Kampung Pesilat (BKP) yang diikuti oleh seluruh ketua perguruan pencak silat.

Baca Juga: Polres Bojonegoro Bongkar Praktik Pengoplosan LPG Melon ke Nonsubsidi

Kapolres Bojonegoro, AKBP Rogib Triyanto mengatakan pemeliharaan keamanan ketertiban masyarakat di Kabupaten Bojonegoro merupakan tanggung jawab semua pihak.

Untuk itu, jelang perayaan hari raya Idhul Fitri utamanya pada malam takbir nanti, ia meminta kepada para ketua perguruan pencak silat untuk mengimbau kepada anggota atau adik-adiknya agar tidak melakukan kegiatan melanggar hukum yang merugikan orang lain atau diri sendiri.

“Kami (Polres Bojonegoro) ingin mengajak para ketua perguruan pencak silat melakukan pembinaan dan himbauan kepada anggotanya agar bersama sama menjaga Kondusifitas di wilayah Bojonegoro,” ujar Rogib, Kamis (13/4/2023).

Selain itu, Rogib juga mengimbau untuk selalu menjaga komunikasi agar tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu atau informasi hoaks yang dapat memecah belah persatuan dan kerukunan antar perguruan silat.

Baca Juga: Tampang Pria Pemerkosa Gadis 11 Tahun di Bojonegoro, Berikut Taktik Bejatnya

“Mari kita tingkatkan komunikasi dan juga menjaga toleransi serta keterbukaan antar perguruan agar tidak terjadi adanya kegiatan yang dapat menciptakan gangguan Kamtibmas. Jaga hubungan yang baik antar perguruan silat,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua BKP Wahyu Subakgiono menambahkan BKP merupakan mitra Polres Bojonegoro yang memiliki komitmen untuk ikut menjaga kondusifitas Bojonegoro.

“Terbentuknya BKP adalah untuk membantu kepolisian agar terciptanya Harkamtibmas dengan baik, seiring melestarikan pencak silat di Bojonegoro,” ujar Wahyu.

Baca Juga: Pria di Bojonegoro Perkosa Gadis 11 Tahun, Korban Tetangga Sendiri

Oleh karena itu, lanjut Wahyu, ia juga mengimbau kepada seluruh pendekar silat atau anggota perguruan silat yang ada di Bojonegoro agar tidak menggunakan atribut atau identitas perguruan pada saat malam takbir Lebaran 2023.

“Mari kita awasi adik-adik kita, jangan sampai melakukan konvoi yang dapat memicu terjadinya gesekan antar perguruan dan mari bersama-sama menjaga kondusifitas di Kabupaten Bojonegoro sehingga terciptanya Kamtibmas yang aman dan damai,” pungkasnya.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.