Jumat, 19 Jun 2026 11:13 WIB

Ribuan Petugas Gabungan Amankan Titik Rawan di Jatim saat Arus Mudik-Balik Lebaran 2023

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 12 Apr 2023 20:00 WIB
Forkopimda Jatim saat menggelar Rakor Operasi Ketupat Semeru 2023 di Mapolda Jatim (Foto: Humas Polda Jatim)
Forkopimda Jatim saat menggelar Rakor Operasi Ketupat Semeru 2023 di Mapolda Jatim (Foto: Humas Polda Jatim)

jatimnow.com - Polda Jatim bersiap mengamankan arus mudik dan balik Lebaran Idul Fitri 2023. Sebanyak 17.988 petugas gabungan diterjunkan.

Kapolda Jatim, Irjen Pol Toni Harmanto menyebut, 17.988 personel itu terdiri dari 260 personelnya, 1.140 personel gabungan polda, 9.219 personel jajaran polres dan 7.369 personel terdiri dari TNI, Dishub, Dinkes, Satpol PP, Damkar dan instansi lainnya.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Dalam menunjang Operasi Ketupat Semeru 2023, akan ada sebanyak 276 pos untuk pengamanan, pelayanan dan terpadu. Rinciannya, 216 pos pengamanan, 44 pos pelayanan dan 16 pos terpadu.

"Penempatan pos-pos ini di lokasi strategis, troublespot dan blackspot," sebut Toni dalam Rapat Kordinasi (Rakor) Operasi Ketupat Semeru 2023 di Mapolda Jatim, Rabu (12/4/2023).

Personel maupun pos yang ada diharapkan dapat mengurai sejumlah kemacetan. Ditlantas Polda Jatim memetakan ada total 76 lokasi rawan macet, 72 lokasi rawan kecelakaan dan 104 lokasi rawan pelanggaran.

Dari total pemetaan itu, dibagi 5 kawasan. Di lintas utara ada 19 titik rawan macet, 20 lokasi rawan kecelakaan dan 27 lokasi rawan pelanggaran. Lintas tengah ada 25 lokasi rawan macet, 22 lokasi rawan kecelakaan dan 26 lokasi rawan pelanggaran.

Kemudian di lintas selatan ada sebanyak 21 titik rawan macet, 22 lokasi rawan kecelakaan dan 34 lokasi rawan pelanggaran. Lintas tapal kuda ada 3 lokasi rawan macet, 3 lokasi rawan kecelakaan dan 10 lokasi rawan pelanggaran.

"Kalau di lintas Madura ada delapan lokasi rawan macet, lima lokasi rawan laka dan tujuh lokasi rawan gar (pelanggaran)," jelas Toni.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Kemacetan yang terjadi, lanjutnya, tentunya disebabkan oleh sejumlah faktor. Salah satunya ialah pasar tumpah. Catatan Ditlantas Polda Jatim, ada sebanyak 14 pasar tumpah yang patut menjadi perhatian. Pasar ini tersebar di kawasan utara, tapal kuda hingga Madura.

Pasar tumpah ini ada di Pasar Babat Lamongan, Pasar Duduk Sampeyan Gresik, Pasar Tanah Merah dan Blega Bangkalan, Pasar Ikan Camplong Sampang, Pasar Wonokromo, Pasar Kembang dan Genteng Besar Surabaya, Pasar Krian dan Waru Sidoarjo, Pasar Bagor Nganjuk, Pasar Lawang dan Singosari Malang serta Pasar Ranuyoso Lumajang.

Tak hanya kemacetan saja, polisi maupun pemerintah juga memetakan kawasan rawan bencana. Mengingat saat ini masih kerap terjadi cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang dan petir. Intensitas hujan yang tinggi berdampak bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.

Kawasan rawan banjir di Jatim dipetakan ada sebanyak 43 titik. Mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Mojokerto, Madiun, Bojonegoro, Nganjuk, Kediri, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Jember, Lumajang, Sampang, Bangkalan, Pasuruan, Probolinggo dan Banyuwangi.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

Kemudian ada 38 titik rawan longsor. Tersebar di Sidoarjo, Malang, Mojokerto, Batu Bojonegoro, Nganjuk, Bondowoso, Kediri, Madiun, Ngawi, Magetan, Pacitan, Ponorogo, Blitar, Jember, Trenggalek, Lumajang, Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo dan Pasuruan.

Selanjutnya ada sebanyak 19 titik rawan pohon tumbang. Tersebar di Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Bojonegoro, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Kediri, Tulungagung, Blitar, Malang, Bondowoso, Banyuwangi, Situbondo, Probolinggo dan Bangkalan.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.