Kamis, 18 Jun 2026 08:28 WIB

Anas Urbaningrum Sungkem Ibu di Blitar, Tiada Kata Hanya Air Mata

Anas Urbaningrum tiba di Bliar dan sungkem di pangkuan ibunda. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Anas Urbaningrum tiba di Bliar dan sungkem di pangkuan ibunda. (Foto-foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Suasana haru menyelimuti Anas Urbaningrum di rumah ibundanya di Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Diiringi rombongan dari Bandung, Anas Urbaningrum tiba sekitar pukul 12.00 WIB. Setelah bersalaman dengan keluarga yang menunggu di depan rumah, Anas langsung masuk dan bersimpuh di pangkuan ibunda Sriati.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Tak ada kata terucap dari sang ibu maupun Anas. Keduanya hanya terdiam dan berpelukan melepas rindu. Selama hampir 15 menit Anas meluapkan rasa rindu kepada ibundanya. Setelah itu mantan Ketum Partai Demokrat ini keluar rumah dan bertemu simpatisan dan teman lainnya.

Di hadapan relawan serta simpatisan yang hadir, Anas Urbaningrum mengatakan makna kepulangannya kali ini adalah mudik. Meskipun bukan mudik lebaran namun kalimat tersebut memiliki makna pulang kampung ke asal.

Mudik ini juga bertujuan memohon doa restu kepada keluarga serta teman agar segala langkah yang akan diambil olehnya dimurnikan dan dijernihkan.

"Jadi semangatnya memohon doa restu agar segala langkah kedepan dimurnikan, tidak lebih tidak kurang," ujarnya, Rabu (12/4/2023).

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Anas juga mengaku sangat terharu dengan sambutan yang diberikan dalam kepulangannya ini. Sambutan sudah mulai dirasakan oleh Anas sejak keluar dari Lapas Sukamiskin yang diibaratkan sebagai tempat pengasingan.

Relawan dan simpatisan Anas menyambut kebebasannya kemarin siang. Rombongan dari Bandung juga menyertai perjalanan pulang Anas ke Blitar.

"Hal ini akan saya pertangungjawabkan, bahwa langkah saya tidak akan pernah berhenti, " tuturnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Selanjutnya Anas mengaku dalam beberapa hari kedepan akan fokus bersama keluarga. Menurutnya ada waktu tersendiri untuk membincangkan hal lain terutama masalah politik. Anas akan banyak menghabiskan waktu dengan keluarga untuk membicarakan hal bersifat domestik.

"Dengan kepulangan ini semoga langkah kedepan bisa lebih baik, " pungkasnya.



Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.