Kamis, 18 Jun 2026 01:27 WIB

Anas Urbaningrum Minta Copot Spanduk Ucapan Sekitar Rumahnya di Blitar, Ini Alasannya

Suasana di rumah Anas Urbaningrum di Blitar. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Suasana di rumah Anas Urbaningrum di Blitar. (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Simpatisan Anas Urbaningrum mulai berkumpul di rumah ibunda Sriati, di Desa Nglagik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Mereka ingin menyambut kedatangan Anas Urbaningrum yang saat ini sedang dalam perjalanan pulang, usai bebas dari Lapas Sukamiskin Bandung, Selasa (12/4/2023) kemarin siang.

Meskipun begitu tak tampak spanduk sambutan di sekitar rumah ibunda. Sebelumnya spanduk ucapan selamat datang banyak dipasang di sepanjang jalan menuju rumah tersebut. Namun atas permintaan Anas, spanduk tersebut dicopot semuanya.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Perwakilan keluarga, Totok S Afandi mengatakan kepulangan Anas Urbaningrum ke Blitar ini murni untuk silarurahmi dengan keluarga dan ibunda. Nantinya Anas akan sungkem kepada ibunda dan berziarah ke makam ayahnya.

Setelah itu Anas akan menerima kunjungan dari sahabat dan kolega. Selain itu Anas juga akan menggelar buka bersama dan shalat tarawih di rumah tersebut.
"Kepulangan Anas Urbaningrum ke Blitar murni untuk silaturahmi, tidak ada agenda lain, " ujarnya, Rabu (12/4/2024).

Berkaitan hal tersebut, Anas meminta tidak ada spanduk ucapan apapun yang dipasang di sepanjang jalan.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Sebelumnya spanduk ucapan dari partai politik banyak dipasang. Spanduk tersebut kemudian dicopot oleh kelompok relawan sahabat Anas.

"Mas Anas tidak berkenan banyak spanduk di sekitar rumah karena kepulangannya ini untuk bersilaturahmi," tuturnya.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Anas sempat memberikan pidato singkat di depan Lapas usai bebas. Setelah itu Anas mengikuti buka bersama di Bandung dan melanjutkan sahur bersama di Semarang.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.