Rabu, 17 Jun 2026 20:40 WIB

Keluarga Beberkan Sederet Agenda Anas Urbaningrum di Blitar: Tak Ada Pidato

Tenda merah putih yang dipasang di depan rumah ibunda Anas Urbaningrum di Blitar (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)
Tenda merah putih yang dipasang di depan rumah ibunda Anas Urbaningrum di Blitar (Foto: Bramanta Pamungkas/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sejumlah persiapan telah dilakukan keluarga, untuk menyambut kepulangan Anas Urbaningrum di Blitar.

Sebuah tenda besar berwarna merah putih telah terpasang di rumah ibu Anas di Desa Nganglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Anas dijadwalkan akan pulang untuk sungkem kepada ibunda dan nyekar ke makam ayahnya pada Rabu (12/4/2023) siang. Juga akan menggelar buka bersama serta tarawih dengan sahabat dan para kolega.

Perwakilan keluarga Anas, Totok S Afandi mengatakan, tenda itu dipasang sebagai antisipasi jika turun hujan. Setelah sungkem dan berziarah ke makam ayahnya, Anas akan menerima tamu dari kalangan teman sekolah hingga aktivis di bawah tenda tersebut.

"Kapasitas tenda ini sekitar 300 orang, karena besok itu teman-teman Mas Anas akan datang menyambut kedatangannya. Ya siap-siap saja kalau hujan jangan sampai basah semua. Nanti buka dan tarawihnya di sini," ujar Totok, Selasa (11/4/2023).

Anas telah bebas dari Lapas Sukamiskin sekitar pukul 14.00 WIB. Setelah menyampaikan pidato singkatnya di depan para sahabat yang menjemputnya, dia bergeser ke buka bersama, tarawih dan diskusi dengan para kolega.

Baca Juga: Santriwati Asal Kediri Hilang Terseret Ombak di di Pantai Pangi Blitar

Setelah itu, Anas baru bergeser ke Semarang untuk sahur bersama dan melanjutkan perjalanan ke Blitar.

"Berangkat dari Bandung kira-kira pukul 20.00 WIB, sampai sini pukul 11.00 WIB. Mas Anas sungkem ibu, ziarah makam ayahnya. Kemudian buka bersama. Kami sediakan nasi kotak karena biar efektif waktu. Soalnya setelah itu tarawih juga," papar Totok.

Sementara adik kandung Anas, Anna Lutfi mengatakan bahwa kakaknya tidak akan memberikan sambutan ataupun pidato di Blitar.

Baca Juga: UNU Blitar Pecat Oknum Dosen Pelaku Pelecehan Seksual

Katany, hal itu untuk menjaga ketenangan, mengingat usia sang ibu sudah sepuh. Acara di Blitar juga akan fokus sungkem dan bersifat lebih internal.

"Tidak ada pidato di Blitar. Kami ingin suasana tenang. Mas Anas juga minta saya mewakilinya jika ada media yang ingin wawancara," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.