Senin, 15 Jun 2026 12:17 WIB

Pemilik Usaha Lari Terbirit-birit saat Satpol PP Lamongan Gelar Razia

Satpol PP Lamongan menggelar razia di sejumlah kedai yang dicurigai menjual miras di Kecamatan Babat. (Foto : Satpol PP Lamongan for jatimnow.com)
Satpol PP Lamongan menggelar razia di sejumlah kedai yang dicurigai menjual miras di Kecamatan Babat. (Foto : Satpol PP Lamongan for jatimnow.com)

jatimnow.com - Seorang pemilik kedai di Lamongan kabur dan meninggalkan tempat usahanya. Aksi ini dilakukan saat Satpol PP Kabupaten Lamongan menggelar giat razia miras pada bulan Ramadan.

Aksi kabur ini membuat barang dagangannya ditinggal, dan memaksa petugas Satpol PP memeriksa kedainya. Kecurigaan itu terbukti setelah dilakukan penggeledahan ditemukan 13 botol arak siap jual.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

"Kami menemukan 13 botol arak di sebuah kedai Jalan Raya Babat. Tapi pemiliknya tidak diketahui, karena melarikan diri," kata kata Kabid Penegakan Perda Satpol PP Lamongan, Safari, Selasa (11/4/2023).

Ia menambahkan bahwa Satpol PP Lamongan menyasar tujuh tempat hiburan, cafe, dan warung di Kecamatan Babat, Lamongan. Hasilnya, tiga lokasi tutup dan empat lainya didapati menyediakan miras.

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Razia yang digelar pada Senin (10/4/2023) petang tersebut juga mengamankan puluhan botol miras berbagai jenis dan merek.

"Di tiga tempat lainya, kami mengamankan 30 botol bir beragam jenis, beserta tiga liter tuak," bebernya.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

Untuk selanjutnya, para pemilik tempat penyedia miras dipanggil ke kantor Satpol PP dan sebelumnya identitas telah dikantongi petugas saat razia.

"Kami hadirkan di kantor untuk dimintai keterangan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya guna proses selanjutnya," ucapnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.