Rabu, 17 Jun 2026 04:17 WIB

Emas Warisan Suami Dicuri Mahasiswa Abal-abal, Nenek di Banyuwangi Berlinang Air Mata

Proses penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Sanggar. (Foto: Polsek Pesanggaran for jatimnow.com)
Proses penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Sanggar. (Foto: Polsek Pesanggaran for jatimnow.com)

jatimnow.com - Rasa sedih masih menyelimuti nenek Giyem (70), korban pencurian perhiasan emas oleh mahasiswa abal-abal, Minggu (9/4/2023) kemarin. Selain nilainya yang tak murah, salah satu perhiasan merupakan peninggalan mendiang suami.

"Kalung emas yang biasa dipakai nenek itu warisan Mbah Kakung," ujar I Putu Manik Gilang (26), cucu nenek Giyem kepada jatimnow.com, Senin (10/4/2023).

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Gilang mengatakan, nenek mertuanya itu masih diselimuti kesedihan dan perasaannya masih kalut. Hingga kini, air mata sang nenek masih terlihat mengucur ketika mengenang peristiwa itu.

"Gak tega lihat beliau seperti itu. Masih trauma, terlebih mengingat kalung emas peninggalan mendiang kakek dan kini sudah tidak ada," ungkapnya.

Dikatakan Gilang, kalung itu memiliki nilai historis tak tergantikan. Dari pengakuan sang nenek, itu diberikan untuk memenuhi kebutuhan hidup sepeninggal suaminya.

"Emas tua itu mas makanya mahal kalau dijual. Itu buat biaya hidup sepeninggal suaminya," katanya.

Setelah membuat laporan, Nenek Giyem pun mengikhlaskan peristiwa yang dialaminya. Dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwajib.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Mau gimana lagi. Yang jelas kita serahkan semua proses ke aparat kepolisian," ujar Gilang.

Sebelumnya, perhiasan emas senilai Rp20 juta milik nenek Giyem dibawa kabur dua orang pencuri. Keduanya mengaku sebagai mahasiswa yang menempuh kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) di wilayah setempat

Dalam modus operandinya, kedua pelaku menawarkan paket bantuan sosial. Dengan syarat mengisi kuisioner dan mengajak tiga lansia lain.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Saat ini kasus dugaan pencurian yang dialami Nenek Giyem masih diselidiki Unit Reskrim Polsek Pesanggaran.

"Sudah kita tangani dan masih proses lidik. Termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan dua lembar amplop berisi tulisan," ujar Kapolsek Pesanggaran Iptu Lita Kurniawan.

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.