Kamis, 11 Jun 2026 13:07 WIB

Antisipasi Antraks, Dinas Pertanian Banyuwangi Sidak Hewan Kurban  

  • Penulis :
  • | Kamis, 16 Agu 2018 19:27 WIB
Kambing Etawa yang dijual untuk hewan kurban di Banyuwangi/Foto: Hafiluddin Ahmad
Kambing Etawa yang dijual untuk hewan kurban di Banyuwangi/Foto: Hafiluddin Ahmad

 

jatimnow.com - Dinas Pertanian Banyuwangi bergerak cepat usai adanya temuan antraks pada hewan ternak di Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu yang lalu.

Baca Juga: Kurban Teman Baik Tembus Pelosok Jawa hingga Pengungsian Palestina

Mengingat, Kabupaten Banyuwangi merupakan jalur perlintasan utama dari Indonesia bagian timur ke Pulau Jawa maupun sebaliknya.

Petugas kesehatan hewan (keswan) Disperta Banyuwangi, Aguslan mengatakan inspeksi mendadak terhadap beberapa pedagang hewan kurban itu menyasar para pedagang di sekeliling Kota Banyuwangi.

Namun hingga saat ini, belum ditemukan adanya sapi atau kambing yang terpapar atau terindikasi antraks. Artinya seluruh hewan kurban yang ada di Kabupaten Banyuwangi aman.

"Ada penyakit dari hewan yang menular ke hewan, ada yang menular dari hewan ke manusia. Yang bahaya itu seperti antraks yang menular dari hewan ke manusia. Tapi sementara ini di Banyuwangi tidak pernah ditemukan," papar Aguslan usai sidak di Jalan Kepiting Banyuwangi, Kamis (16/8/2018).

Untuk memastikan hewan kurban, pihaknya juga berpesan kepada setiap penjual hewan untuk memisahkan hewan yang terindikasi mengidap penyakit dan hewan yang belum cukup umur sebagai hewan kurban.

"Misalnya ada yang kena penyakit kulit, ini supaya dipisahkan agar tidak menular. Atau yang belum cukup umur atau kurang dari 2 tahun untuk kambing harus dipisahkan. Jadi biar jelas," sebutnya.

Baca Juga: Volume Kereta Api Jarak Jauh Alami Lonjakan Signifikan Selama Libur Idul Adha

Selah seorang penjual hewan kurban, Abdullah Hamid mengatakan, hewan kurban yang dijualnya berupa kambing etawa. 

Keunggulannya, kambing etawa memiliki kelebihan pada dagingnya dengan selisih 7-10 kilogram dengan kambing jenis kacang. 

"Untuk harga, kambing etawa saya jual seharga Rp 2 juta sampai Rp 4,5 juta untuk kambing yang berusia 3,5 tahun, tergantung bobot," sebutnya.

 

Baca Juga: Libur Idul Adha, Polisi Perketat Pengamanan di Sejumlah Kawasan Wisata Probolinggo

Reporter: Hafiluddin Ahmad

Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.