Jumat, 24 Jul 2026 11:46 WIB

Ribuan Santri di Banyuwangi Mudik Lebih Awal

Suasana persiapan mudik ribuan santri Ponpes Darussalam Blokagung Banyuwangi menggunakan armada bus (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Suasana persiapan mudik ribuan santri Ponpes Darussalam Blokagung Banyuwangi menggunakan armada bus (Foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Mudik lebih awal dilakukan ribuan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Darussalam, Blokagung, Tegalsari, Banyuwangi.

Mereka kembali ke kampung halaman lebih awal saat memasuki libur sekolah dan kegiatan pondok.

Baca Juga: Tari Jaripah Banyuwangi Sambut Hangat Peserta Media Gathering Pertamina 2026

Ketua Panitia Mudik Santri Ponpes Darussalam Blokagung, Roni Tri Laksono mengatakan, total santri yang mudik tercatat sebanyak 2.629. Jumlah itu tersebar ke berbagai daerah di Indonesia dengan kepulangan menggunakan armada bus.

"Total ada 51 bus yang siap mengantar kepulangan santri menuju wilayahnya masing-masing," ujar Roni kepada jatimnow.com, Jumat (7/4/2023).

Menurut Roni, wilayah tujuan mudik ribuan santri Darussalam Blokagung meliputi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, Jawa dan Bali. Khusus wilayah yang sulit dijangkau armada bus, kepulangan santri menggunakan armada kapal maupun pesawat.

"Ini (bus) sebagian ada yang langsung menuju Bandara Juanda, Surabaya. Mengantar santri yang mudik menggunakan pesawat. Sebagian juga menggunakan armada kapal setelah menaiki bus," bebernya.

Roni merinci, dari 51 armada bus yang disiagakan turut melayani kepulangan santri yang akan mudik ke wilayah Jawa dan Bali. Termasuk kepulangan santri yang berasal dari Jawa Timur.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"14 armada ke Sumatera, 6 armada ke Jawa Tengah, 6 Bandara Juanda, 11 armada ke Bali dan sisanya ke Jawa Timur," terangnya.

Banyaknya santri yang akan mudik membuat pihak panitia melakukan persiapan lebih awal. Bahkan satu bulan dari jadwal yang sudah ditentukan sebelumnya.

"Jadi kita rapatkan dengan masing-masing organisasi daerah atau Orda. Yang didalamnya menentukan armada yang akan digunakan serta mengestimasi harga tiket kepulangan untuk para santri," papar Roni.

Sementara Arin Maemunah Sari (14), salah satu santriwati mengaku sudah tidak sabar ingin mudik ke kampung halaman yang ada di Palembang, Sumatera Selatan. Mudik kali ini adalah pengalaman pertama baginya.

Baca Juga: Lomba Pioneering Latih Kekompakan dan Mental Santri Nurul Jadid

"Masih santri baru. Jadi ini pengalaman pertama saya mudik ke kampung halaman," katanya.

Sejumlah perbekalan sudah ia siapkan beberapa hari sebelum mudik. Termasuk mempersiapkan oleh-oleh untuk orangtua di kampung halaman.

"Ada beberapa (oleh-oleh) yang dibawa buat orang tua di kampung," ujarnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.