Minggu, 21 Jun 2026 01:53 WIB

Ujian Disertasi Anwar Sadad di UINSA Surabaya, Nyaris Drop Out

Tangkapan layar momen Anwar Sadad saat disertasi di Kampus UINSA Surabaya.
Tangkapan layar momen Anwar Sadad saat disertasi di Kampus UINSA Surabaya.

jatimnow.com - Sebutan politikus bercita rasa akademisi yang disematkan kepada Anwar Sadad, mungkin bukan isapan jempol.

Sadad, kemarin, Rabu (5/4/2023), mempertahankan disertasinya dalam sidang ujian tertutup di kampus Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA).

Baca Juga: Turnamen Gerindra Cup U17 di Kediri Dimulai, Wadah Pembinaan Pesepakbola Muda

Berita dan foto Sadad sedang mempertahankan disertasinya di hadapan tim penguji berjumlah tujuh orang itu diposting akun resmi Pascasarjana UINSA Surabaya, @pascasarjana.uinsa.official

Dalam postingan tersebut, Sadad nampak serius mempelajari naskah di hadapan para penguji. Foto Sadad di postingan tersebut disertai caption, 

"Congratulation to Anwar Sadad on Succesful closed defense! He has succesfully defended  his disertation "Genealogi Politik Islam Indonesia Perspektif Maqasid al-Syari'ah (Telaah Produk Kebijakan Pemprov Jawa Timur)".

Saat dikonfirmasi tentang ujian disertasi tersebut, Sadad membenarkan.

"Mohon doanya ya. Masih tinggal satu tahap lagi. Saya harus memperbaikinya, untuk disidangkan lagi dalam ujian terbuka. Semoga lancar," kata Sadad.

Baca Juga: FAH UINSA Bahas Masa Depan Peradaban Islam di ICONITIES 2026

Saat ditanya tema penelitian disertasinya, Sadad tidak menjelaskan rinci. Dia hanya menjawab singkat bahwa objek penelitiannya adalah produk kebijakan Provinsi Jatim ditinjau dari kajian Maqasidus Syari'ah.

"Ini tahun terakhir saya harus selesai. Saya angkatan tahun 2016, jika tidak selesai semester ini, nama dianggap dropout. Hahaha," imbuh Ketua Gerindra Jatim itu.

Sadad mengaku menikmati selama menjadi mahasiswa S3 di UINSA.

"Bergaul dan berdiskusi dengan para guru besar dan orang-orang pintar bagi saya itu 'nutrisi otak', penting untuk menambah wawasan dan mempertajam analisis," katanya.

Baca Juga: Pengurus FKMB UINSA Resmi Dilantik

Lamanya waktu studi itu karena seringkali dia tidak bisa mengkompromikan waktu kuliah dengan undangan dari masyarakat.

"Pernah sekali waktu giliran presentasi paper, pada saat yang sama harus menghadiri agenda masyarakat di luar kota. Akhirnya mata kuliah itu saya nggak lulus. Ya saya ulang lagi semester berikutnya. Hahaha," ucap Sadad, sembari meringis.

"Tapi saya merasa bersyukur, mendapatkan banyak pelajaran penting selama di Pascasarjana," sambung dia.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.