Senin, 15 Jun 2026 22:37 WIB

Sentimen Negatif Terhadap Ganjar Pranowo Disebut Naik Tajam

Wajah Ganjar Pranowo (Foto: Dok. jatimnow.com)
Wajah Ganjar Pranowo (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Sentimen negatif terhadap Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disebut naik tajam.

Hal itu berdasarkan rilis hasil riset Lembaga Survei Merdeka Institute for Public Opinion Survey (MIPOS), Rabu (5/4/2023).

Baca Juga: Dosen Ilmu Politik Unesa Soroti Konsolidasi Kekuasaan-Strategi Geopolitik Nasional

Peneliti Senior MIPOS, Yuyun Andriani mengungkapkan, penyebab naiknya sentimen negatif publik terhadap Ganjar adalah batalnya Indonesia menjadi host Piala Dunia U-20.

"Terhadap sikap Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali Wayan Koster yang menolak kehadiran Timnas Israel yang berbuntut pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia, mayoritas publik atau 75,2 persen responden mengaku kecewa dan marah," terang Yuyun.

Menurut Yuyun, mereka yang kecewa dan marah atas pembatalan Piala Dunia U-20, umumnya menilai Ganjar dan Koster tidak konsekuen karena sudah menyetujui sebagai host pada saat Indonesia mengajukan bidding tuan rumah beberapa tahun lalu.

Dari naiknya sentimen negatif tersebut, diprediksi akan sangat mempengaruhi kesuksesan Ganjar tampil sebagai calon presiden (capres) pilihan rakyat.

Baca Juga: Menyoal Konsistensi Komunikasi Publlik Pejabat Negara

Tangkapan layar hasil riset Lembaga Survei MIPOSTangkapan layar hasil riset Lembaga Survei MIPOS

"Elektabilitas Ganjar Pranowo (juga) terjun bebas dibandingkan hasil survei MIPOS November 2022. Jika saat ini dilaksanakan pilpres, hanya 16,8% yang mengaku akan memilih Ganjar," beber Yuyun.

Hal itu, lanjut dia, malah semakin menguntungkan rivalnya Prabowo Subianto yang belakangan tampak mesra bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: PKS Jatim Siapkan Pasukan Trainer API, Cetak Pemimpin Lewat Sistem

"33,6% responden menyatakan memilih Prabowo Subianto. Posisi kedua diambil alih Anies Baswedan dengan elektabilitas 21,5%, disusul Ganjar Pranowo 16,8%," papar Yuyun.

Kemudian Ridwan Kamil (6,9%), Sandiaga Uno (4,5%), Agus Harimurty Yudhoyono (4,2%), Erick Thohir (4,1%), Puan Maharani (3,2%), Airlangga Hartarto (1,4%), dan Muhaimin Iskandar (0,9%). Sementara 2,9% responden mengaku belum punya pilihan.

Untuk diketahui, riset MIPOS kali ini mengombinasikan metode telesurvey dengan analisis media monitoring yang dilakukan pada 29 Maret sampai 3 April 2023. Telesurvey dilaksanakan terhadap responden yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia, dengan total 1200 responden.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.