Kamis, 18 Jun 2026 17:52 WIB

Kencan dengan Teman dari Aplikasi Online, Motor dan HP Janda di Surabaya Dibawa Kabur

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 05 Apr 2023 07:36 WIB
Pelaku saat terekam CCTV membawa kabur motor korban. (Foto: Tangkapan layar CCTV)
Pelaku saat terekam CCTV membawa kabur motor korban. (Foto: Tangkapan layar CCTV)

jatimnow.com - Seorang janda menjadi korban penipuan oleh pemuda yang baru dikenalnya melalui sebuah aplikasi online. Setelah janjian, kemudian kencan, motor dan handphone sang janda dibawa kabur.

Peristiwa ini terjadi akhir Maret 2023 lalu di Kaza Mall Surabaya. Korban diketahui bernama YSP (36), warga Jalan Greges Barat II/17, Surabaya.

Baca Juga: Polres Jember Tangkap Residivis Curanmor, Beraksi di 18 TKP

Kasus ini sudah dilaporkan korban ke Polsek Simokerto, dan saat ini tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Simokerto, Kompol Dwi Nugroho membenarkan telah menerima laporan kasus tersebut, dan saat ini tengah dilakukan pendalaman.

"Sudah dilakukan penyelidikan oleh anggota reskrim. Pelakunya juga sudah berhasil kami identifikasi. Mudah-mudahan bisa segera kami amankan," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (5/4/2023).

Dwi menjelaskan, berdasarkan keterangan dari korban, penipuan ini bermula saat korban berkenalan dengan pelaku melakukan sebuah aplikasi online.

Setelah kenal, keduanya lantas tukar nomor WhatsApp (WA), dan makin intens komunikasi. Dari sinilah, pelaku kemudian mengajak keluar korban.

Saat itu, korban diajak bertemu di Kaza Mall. Korban datang menggunakan motor Honda Scoopy. Sementara pelaku datang menggunakan ojek online (Ojol).

Baca Juga: Pencurian Motor Milik Juragan Kambing di Probolinggo Terekam CCTV

Ketika bertemu, keduanya lantas naik ke lantai 3 mal tersebut, untuk mencari makan. Saat itu, yang dipilih adalah foodcourt.

"Korban dan pelaku ini kemudian memilih makanan. Nah, ketika masih menunggu makanan yang dipesan datang, pelaku meminjam HP korban dan berpura-pura memesan makan lagi. Tapi ternyata itu hanya modus pelaku. HP korban dibawa kabur," jelas Dwi.

Tak cukup handphone, saat pelaku melancarkan modusnya itu, rupanya diam-diam pelaku juga membawa kunci motor korban yang saat itu ditaruh di atas meja makan.

Akhirnya, saat kabur itulah, pelaku turut membawa motor korban yang di parkir di parkiran luar gedung mal. Korban yang akhirnya tahu menjadi korban penipuan, lantas melapor tersebut.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Saat kabur itu, pelaku sempat terekam CCTV di area parkiran. Setelah dapat laporan, langsung kami cek, kami analisa. Sudah ada petunjuk. Semoga secepatnya bisa kami amankan," ujar Dwi.

 

 

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.