Sabtu, 20 Jun 2026 23:12 WIB

Sentra IKM Bangkalan yang Telan Dana Rp75 Miliar Belum Difungsikan, Kenapa?

Gedung Sentra IKM Bangkalan (Foto: Helmy for jatimnow.com)
Gedung Sentra IKM Bangkalan (Foto: Helmy for jatimnow.com)

jatimnow.com - Gedung Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Bangkalan yang terletak di akses Suramadu, hingga kini belum difungsikan.

Rencananya, bangunan tersebut akan menjadi pusat produksi kerajinan di Bangkalan, terutama batik.

Baca Juga: Diduga Sengaja Lompat ke Sungai Tunjung Bangkalan, Ibu dan Anak Ditemukan Tewas

Diketahui, gedung tersebut dibangun lintas tahun dan menghabiskan dana Rp75,8 miliar dengan rincian pada Tahun 2017 sebanyak Rp10 miliar, Tahun 2018 sebanyak Rp6 miliar, Tahun 2019 sekitar Rp3,8 miliar, Tahun 2021 Rp21 miliar dan Tahun 2022 sebanyak Rp36 miliar.

Sementara untuk sumber anggarannya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan (Disperinaker) Bangkalan, Qorry Yuniastuti mengatakan bahwa peresmian akan dilakukan saat proses pemeliharaan selesai. Sebab bangunan baru selesai 100 persen pada akhir 2022 lalu.

"Jadi masih ada masa pemeliharaan. Setelah itu baru bisa diresmikan dan digunakan," jelas Qorry, Selasa (4/4/2023).

Baca Juga: Kiper Unggul FC Malang Meninggal dalam Kecelakaan Maut di Bangkalan

Ia menjelaskan, gedung tersebut nantinya akan digunakan sebagai tempat produksi batik di Bangkalan. Nantinya, hasil dari produksi batik juga akan dipamerkan pada pengunjung IKM.

"Tak hanya itu, Sentra IKM memiliki nilai edukasi, jadi pengunjung juga bisa melihat dan mencoba langsung proses membatik," terang Qorry.

Ia berharap Sentra IKM ini bisa menjadi wadah baru untuk menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bangkalan. Sehingga, pelaku usaha dan daerah mendapatkan hasil dari IKM tersebut

Baca Juga: Khofifah Puji Inovasi Farmasi Robotik RSUD Syamrabu Bangkalan

"Tentu ini harus dimanfaatkan untuk menarik pengunjung dan bisa menjual hasil produksi kerajinan yang dibuat oleh para pengrajin. Nantinya hanya akan ada batik, namun kerajinan lain juga ada di sini," pungkasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.