Minggu, 14 Jun 2026 03:42 WIB

Evakuasi Kapal Permata II yang Kandas di Laut Kidul Tunggu Cuaca Baik

  • Penulis :
  • | Kamis, 16 Agu 2018 14:07 WIB
Kapal LCT Permata II yang kandas di laut kidul Banyuwangi
Kapal LCT Permata II yang kandas di laut kidul Banyuwangi

jatimnow.com - Kapal LCT Permata II yang kandas di laut kidul (selatan) Banyuwangi hingga Kamis (16/8/2018) ini belum dievakuasi. Evakuasi akan dilakukan setelah air laut pasang.

Sejak kandas pada Rabu (8/8/2018) di sekitar pelawangan Perairan Karangente, posisi kapal hingga kini tersebut nangkring di atas karang.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

Kepala Syahbandar Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Eka Cakrawala mengatakan, untuk dapat menarik kapal LCT Permata II memerlukan kapal tug boat bertenaga besar.

Dalam misi penyelamatannya juga memerlukan tenaga yang profesional, yakni tim dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal).

Baca juga: Kapal Permata II Kandas di Laut Kidul Banyuwangi, Apa Muatannya?

"Nanti tug boat dengan power yang memadai bisa menarik kapal tersebut. Tapi kita juga nunggu cuaca yang baik," papar Eka saat dikonfirmasi di kantornya, Kamis (16/8/2018).

Karena, hingga saat ini kategori gelombang di laut kidul masuk kategori merah dengan ketinggian ombak yang mencapai 3 meter atau lebih.

Tentunya, kata Eka, hal ini dapat membahayakan proses evakuasi atau menarik kapal tongkang tersebut dapat terapung kembali.

"Kita masih nunggu waktu yang tepat dan cuaca yang benar-benar baik," tegasnya.

Selain cuaca, proses evakuasi juga mempertimbangkan jenis kapal penyelamatnya (tug boat). Pasalnya kapal yang kandas tersebut memiliki power yang cukup besar, yakni GT 831.

Baca Juga: Warga Banyuwangi Keluhkan Langkanya LPG 3 Kg Jelang Lebaran

Sementara untuk muatan Kapal Landing Craft Tank (LCT) Permata II yang berangkat dari pelabuhan Paciran Lamongan membawa Full Container 20 feet 8 unit dengan berat 187 ton.

Selain itu kapal tersebut juga membawa Trailer Casis sejumlah 8 unit dengan berat 58 ton per unitnya.

"Rencananya untuk evakuasi ada 2 tug boat, Transko Jalak milik Pertamina dan satunya lagi didatangkan dari Gresik," papar Eka.

Reporter: Hafiluddin Ahmad
Editor: Erwin Yohanes

 

Baca Juga: Banyuwangi Jadi Pilot Project, PTPN I Tanam 10 Ribu Kelapa Genjah demi Hilirisas

 

 

 

 

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.