Jumat, 19 Jun 2026 19:06 WIB

Pria Surabaya Tewas Janggal Depan Mapolda Jatim adalah Mahasiswa Unsuri

Ayah korban, Abdul Rofik saat dijumpai di kediamannya, Jalan Dukuh Kupang Barat, Surabaya. (foto: Raman Indra Surya/jatimnow.com)
Ayah korban, Abdul Rofik saat dijumpai di kediamannya, Jalan Dukuh Kupang Barat, Surabaya. (foto: Raman Indra Surya/jatimnow.com)

jatimnow.com - Kematian janggal yang terjadi di depan Polda Jatim, pada Minggu (2/4/23) dini hari mulai terkuak. Korban yang diketahui Muhammad Iqbal Firdaus (19), merupakan mahasiswa Universitas Sunan Giri (Unsuri) Surabaya.

Kejadian itu dinilai janggal oleh pihak kepolisian lantaran kondisi korban saat ditemukan tewas dibarengi dengan hilangnya sejumlah barang korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Sebut saja sepeda motor dan dompet tidak ditemukan di tempat kejadian. Sementara HP milik korban ditemukan 10 meter dari lokasi, atau satu hari setelah kejadian.

"Janggal dikarenakan kendaraan korban tidak ada di lokasi, hingga saat ini kita masih lidik," kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya AKBP Arif Fazlurrahman dikonfirmasi jatimnow.com Senin (3/4/2023).

Sementara, identitas sebagai mahasiswa Unsuri itu diungkapkan oleh ayah kandung korban, Abdul Rofik saat ditemui jatimnow, di kediamannya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Adik Iqbal ini putra ketiga, dari empat bersaudara. Dia kuliah di Unsuri baru semester dua, mengambil prodi Hukum Islam," kata Rofik saat ditemui jatimnow.com di rumah duka, Jalan Dukuh Kupang Barat VII, no 47, Senin (3/4/2023) sore.

Menurut Rofik, saat itu putranya pamit untuk keluar bersama temannya sekitar pukul 12.00 WIB, dan baru kaget menerima kabar bahwa putranya tewas kecelakaan sekitar 02.30 WIB di ruas Jalan Ahmad Yani.

"Ia membawa sepeda motor, mulai pukul 24.00 malam, katanya mampir ke rumah teman satu jam kemudian. Selanjutnya pukul 02.30 WIB, saya menerima kabar kalau anak saya meninggal," jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah itu, lanjut Rofik, keluarga menjemput keberadaan jenazah Iqbal. Namun semua anggota keluarga baru sadar kalau kendaraan serta handphone tidak ada di lokasi.

"Honda PCX, bernopol L 5111 LA, handphone tidak ada juga, kondisi putra saya benjol di kepala, patah tulang di bagian bahu, dan juga luka parut pada lengan kanan," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.