Kamis, 18 Jun 2026 05:14 WIB

Mayat Wanita di Kebun Tebu Kediri, Kades Sukoharjo Beber Kisah Korban

Evakuasi mayat wanita di kebun tebu Kepung. (Foto : Polres Kediri/jatimnow.com)
Evakuasi mayat wanita di kebun tebu Kepung. (Foto : Polres Kediri/jatimnow.com)

jatimnow.com - Identitas mayat wanita di kebun tebu Dusun Pluncing, Desa Siman, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri terungkap. Korban diketahui bernama Retno Wulandari (28), warga Desa Sukoharjo, Kecamatan Plemahan. Seperti apa sosok korban dan kondisinya diungkap Kepala Desa setempat.

Kepala Desa Sukoharjo, Ahmadi mengungkapkan, Retno Wulandari diketahui sudah lima bulan pergi dari rumahnya di Desa Sukoharjo. Menurutnya, Retno pergi tanpa pamit atau sepengetahuan orang tua maupun keluarganya.

Baca Juga: Bayi Dibuang di Pinggir Sawah Kediri Diserahkan ke Dinsos, Polisi Buru Ibu Kandung

Berdasarkan informasi dari korban, melalui pesan singkat sebelum meninggal, Retno Wulandari mengaku ngekos di Kampung Inggris, Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare.

"Almarhum sempat jualan kopi di tempat kosnya, karena tidak laku akhirnya pindah menjadi ART di Kecamatan Kepung sekitar Maret kemarin," katanya saat dikonfirmasi, Senin (3/4/2023).

Lebih lanjut, Ahmadi mengatakan, dalam lima bulan terakhir ini, korban belum pernah kembali ke rumahnya. Ia juga menyebut bahwa warganya mengalami masalah rumah tangga.

Suaminya, Bisri Musthofa (29) saat ini diketahui tengah diperiksa polisi. Selanjutnya hubungan pasangan suami istri ini kurang harmonis dan pisah ranjang.

"Dari keluarga masing-masing tidak setuju untuk dilanjutkan. Jadi almarhumah ini menjadi frustrasi atau beban mental," tambahnya. Terlebih kondisi korban tengah hamil.

Di lingkungannya, lanjut Ahmadi, korban dikenal sangat baik. Di kampungnya ia berprofesi sebagai pedagang keliling membawa rombong.

Retno Wulandari diketahui memiliki tiga anak yang mana anak pertamanya tinggal bersama ayahnya, anak kedua diadopsi oleh sesorang dan anak ketiga meninggal bersamanya diduga usai melahirkan.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

"Informasi dari almarhum yang menghamili adalah suaminya. Tapi suaminya seperti tidak mengakui," ungkapnya.

Warga sebenarnya mengetahui identitas Retno melalui kaos yang dikenakan saat kejadian. Namun, warga diduga takut melaporkan terkait dugaan pembunuhan itu ke kepolisian.

Menurut Ahmadi, setelah almarhumah ditemukan hari Rabu (29/4/2023) suaminya berada di rumah terus seperti tidak ada masalah atau beban.

Selanjutnya, dia mendapatkan kabar dari kakak ipar korban bahwa Sabtu (1/4/2023) sekitar pukul 01.00 WIB dari Polres Kediri menanyakan atas nama Retno Wulandari sesuai dengan ciri-cirinya.

"Setelah itu kakak iparnya ke rumah saya ada informasi penemuan mayat di Kepung yang diketahui Retno. Akhirnya kita ke RS Bhayangkara Kediri dan benar kalau itu keluarganya," tambah Kades Sukoharjo.

Baca Juga: Razia Gabungan di Lapas Kediri, Petugas Amankan Barang Terlarang

Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Desa Sukoharjo Kecamatan Plemahan Kabupaten Kediri. Kemudian, dilakukan pemakaman di makam setempat sekitar pukul 22.30 WIB.

Saat disinggung mengenai keberadaan Bisri saat ini, Ahmadi menyebutkan bahwa sast ini ia sudah diamankan dan dibawa ke Polres Kediri.

"Sementara dimintai keterangan karena itu kan suaminya. Soal statusnya saya belum tahu," tandasnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Kediri AKP Rizkika Atmadha Putra saat dikonfirmasi mengenai suami Retno Wulandari yang dimintai keterangan belum memberikan jawaban.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.