Sabtu, 20 Jun 2026 17:23 WIB

Warga Banyuwangi Kehilngan Duit Rp35 Juta saat Salat Berjamaah

Pelaku pencurian uang jamaah Masjid Al Muttaqien di Banyuwangi. (foto: tangkapan layar).
Pelaku pencurian uang jamaah Masjid Al Muttaqien di Banyuwangi. (foto: tangkapan layar).

jatimnow.com - Seorang jamaah masjid di Banyuwangi harus menelan pil pahit setelah kehilangan uang tunai senilai Rp35 juta. Uang tunai yang tersimpan dalam mobil itu raib digondol maling.

Peristiwa pencurian itu sempat terekam CCTV atau kamera pengawas Masjid Al Muttaqin, Desa Kebaman, Kecamatan Srono, lokasi raibnya uang jamaah.

Baca Juga: Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Dalam video berdurasi 25 detik, terlihat satu orang memasuki ruang kemudi dan mengambil kantung plastik besar berisikan uang. Sementara pelaku lain menghampiri rekannya untuk selanjutnya kabur membawa tas berisi uang.

Alzyd (28), kemanan masjid menuturkan, pencurian itu berlangsung pada hari Sabtu (1/4/2023) kemarin.

Saat peristiwa berlangsung, kondisi parkir kendaraan jamaah terlihat lengang dan hanya beberapa mobil yang terparkir.

"Kebetulan hanya ada dua mobil. Salah satunya, mobil korban pencurian," ujarnya kepada jatimnow.com, Minggu (2/4/2023).

Alzyd mengatakan kedua pelaku yang terekam kamera pengawas memiliki postur tegap dan bermasker. Keduanya mengendarai motor bebek saat menggondol uang milik jamaah.

Baca Juga: Penyelundupan Ratusan Burung Tanpa Dokumen Digagalkan di Ketapang

"Ngambil keresek yang ternyata berisikan uang. Dari kamera terlihat jelas. Keduanya (pelaku) pakai motor Honda Supra 125. Tapi tak terlihat jelas berapa nomor polisinya," terangnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Srono, Ipda Oky Heru Prasetyo mengaku sudah menerima laporan tindak pidana pencurian. Ia menjelaskan kasus ini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian.

"Masih proses penyelidikan. Semoga segera tertangkap para pelaku," ujarnya saat dihubungi jatimnow melalui pesan singkat.

Oky mengatakan, korban merupakan warga asal Dusun Jatirejo, Desa Glagagah Agung, Kecamatan Purwoharjo.

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

"Dari laporan yang kami terima, korban bernama Febry Sukarni (60). Saat itu korban kebetulan salat berjamaah di Masjid Al-Muttaqin," katanya.

Pihaknya telah rampung melakukan olah TKP dan memeriksa CCTV masjid. Dalam keterangannya, Oky menyarankan agar korban segera melapor.

"Kita dapat info ada kejadian dimaksud langsung merapat dan melakukan olah TKP. Selanjutnya, korban kita arahkan untuk membuat laporan," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.