Minggu, 14 Jun 2026 20:39 WIB

Rumah Warga Banyuwangi Roboh Akibat Angin Kencang dan Hujan Deras

Kondisi rumah Zainal Abidin (73) yang rusak diduga akibat hujan deras yang melanda kawasan Banyuwangi dan sekitarnya. (foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)
Kondisi rumah Zainal Abidin (73) yang rusak diduga akibat hujan deras yang melanda kawasan Banyuwangi dan sekitarnya. (foto: Eko Purwanto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Satu rumah milik warga Dusun Krajan, Desa Plampangrejo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi porak-poranda setelah diterpa angin kencang, Minggu (2/4/2023) dini hari.

Rumah yang dilaporkan rusak berat milik Zainal Abidin (73), di mana bagian dapur rusak berat.

Baca Juga: Jatim Bebas Hujan Petir, Hanya Sumenep Berpotensi Dilanda Angin Kencang

Peristiwa itu diawali ketika korban terbangun dari tidurnya ketika mendengar ada suara retakan. Sekitar pukul 01.00 WIB, ia mengaku seperti mendengar tembok roboh.

Mendengar suara tersebut, Zainal bergegas mengecek sumber suara, dan mendapati bagian dapur sudah hancur.

“Ternyata suara tembok roboh itu berasal dari bagian dapur dan kamar mandi rumah saya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dusun Krajan, Suyono, menambahkan peristiwa robohnya rumah pasutri lanjut usia itu bukan disebabkan oleh angin kencang.

“Malam itu hujan deras tapi anginnya tidak besar,” ujarnya.

Baca Juga: Ruang Kelas Ambruk, BPBD Tulungagung Siapkan Tenda Darurat Untuk Belajar Siswa

Robohnya rumah itu diduga karena bangunan sudah tidak kuat menyangga beban, dan berakibat roboh.

“Dugaannya karena hujan deras yang cukup lama. Genteng jadi berat dan bangunan dapur yang terbuat dari bata itu juga rapuh karena dimakan usia,” terangnya.

Dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Sebab kejadian pada dini hari, dan pemilik rumah sedang tertidur lelap.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Angin Kencang Intai 8 Daerah di Jatim Hari Ini

Mengetahui robohnya bagian belakang rumah Zainal, lanjut Suyono, warga segera membantu membereskan puing-puing.

“Warga juga membantu memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan,” imbuhnya.

Petugas Perbantuan BPBD Banyuwangi wilayah Tegaldlimo, Erwan Aji Purnomo mengatakan bagian dapur rumah korban sudah tak bisa digunakan lagi. Menurutnya, kerugian diperkirakan mencapai Rp15 juta.

“BPBD mengirim bantuan sembako dan paket sandang telah diserahkan kepada keluarga korban,” jelas Erwan.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.