Minggu, 21 Jun 2026 10:21 WIB

Pantau Harga Sembako di Mojokerto, Khofifah: Beras Ada Kenaikan

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat meninjau harga kebutuhan pokok. (Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati saat meninjau harga kebutuhan pokok. (Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau harga sembako di Pasar Kedungmaling, Kecamatan Sooko dan Pasar Raya Mojosari, Kabupaten Mojokerto.

Khofifah, didampingi Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, langsung meninjau harga sembako di Pasar Kedungmaling dan dilanjutkan ke Pasar Raya Mojosari.

Baca Juga: Hampir Setahun, Hibah Aspal Dari Khofifah Belum Digunakan Pemkab Tulungagung

Nampak Khofifah berkomunikasi dengan beberapa penjual daging, ayam, beras dan sembako lainnya di Pasar Raya Mojosari.

"Pertama saya ingin memastikan ketersediaan barang cukup sembako ini. Kedua suplai bagus sampai titik distribusi. Untuk harga beras ada kenaikan Rp100 sampai Rp150 ribu per kilogram, untuk cabai rawit, cabai merah, bawang sudah di bawah HET," kata Khofifah, Sabtu (1/4/2023).

Ia menambahkan, untuk minyak goreng, gula sudah murah dan juga berada di bawah harga eceran tertinggi (HET).

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa turut membagikan bingkisan kepada penarik becak di Kabupaten Mojokerto di sela memantau harga kebutuhan pangan. (foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa turut membagikan bingkisan kepada penarik becak di Kabupaten Mojokerto di sela memantau harga kebutuhan pangan. (foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

"Ketika harga pupuk ada kenaikan, maka HET beras memang harus dilakukan penyesuaian. Jika ada kenaikan Rp100 sampai Rp150 per kilo kita harus ke badan pangan nasional saat itu oleh Presiden untuk menghitung kembali," ungkap Khofifah.

Menurut Khofifah, saat ini pemerintah menunggu HET baru yang masih dikonsolidasi antara Kementerian Pertanian, Badan Pangan Nasional dan Kementerian Dalam Negeri.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Apakah HET dan HPP pada harga gabah panen (HGP) itu akan ada penyesuaian sesuai dengan operasional cost mereka, terutama pengadaan pupuk. Kita sambil menunggu HET kemungkinan akan dikonsolidasikan antara Kementan, Badan Pangan Nasional dan Kemendagri," pungkasnya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa juga menyerahkan bantuan kepada warga, penjual dan pengayuh becak yang biasa mangkal di Pasar Raya Mojosari.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.