Sabtu, 20 Jun 2026 07:17 WIB

Elpiji 3 kg Meledak di Surabaya, Saksi Dengar Tiga Kali Ledakan

Kondisi dapur milik keluarga M. Soewono yang berantakan akibat ledakan elpiji 3 kg. (Foto: Dedik Irianto for jatimnow.com)
Kondisi dapur milik keluarga M. Soewono yang berantakan akibat ledakan elpiji 3 kg. (Foto: Dedik Irianto for jatimnow.com)

jatimnow.com - Meledaknya tabung elpiji 3 kilogram atau melon hingga memakan enam korban luka bakar diawali ledakan keras. Lokasi ledakan di Jalan Undaan Peneleh, Gang VI Nomor 32 Surabaya, Jumat (31/3/2023) itu sangat keras.

Tetangga korban, Farida (72), mengatakan pihaknya dikagetkan dengan ledakan sebanyak tiga kali sekitar pukul 09.30WIB. Farida yang juga saksi mengaku mendengar tiga kali ledakan yang bersumber dari arah kediaman korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Saya di sini, mau jemur terus 'duor'. Saya tidak berani masuk, hanya lihat apinya sudah besar. Kaget terdengar ledakannya sampai tiga kali," terang Farida ditemui jatimnow, usai kejadian.

Saat itu keenam korban posisinya sedang berkumpul di dapur rumah, yang berbentuk lorong dan memanjang. Korban bersama keluarganya tengah memasak pesanan katering.

"Korban banyak, kan sedang berkumpul masak pesanan nasi kuning, karena itu usaha katering UMKM," imbuh Farida.

Baca Juga: Mahasiswa UNTAG Surabaya Bantu UMKM Mojo Urus Legalitas dan Go Digital

Sementara itu, Pemerintah Kota Surabaya melalui Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Surabaya, Dedik Irianto mengatakan insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Namun, terdapat enam anggota keluarga dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar.

"Semuanya korban masih anggota keluarga dan setelah kejadian mereka langsung dilarikan ke rumah sakit, ada yang di RS Soewandi, dan ada yang dibawa ke RSUD Dr Soetomo," ungkapnya.

Menurut Dedik, meledaknya tabung gas elpigi 3 kg disebabkan adanya kebocoran pada regulator saat proses pemasangan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dugaan sementara ada kebocoran pada regulator saat proses pemasangan. Ditambah saat bocor masih terdapat kompor yang apinya menyala di dapur yang kecil dan berlorong, kondisi itu jadi pendukung terjadinya ledakan," pungkasnya.

Sekadar informasi, di dalam peristiwa tersebut terdapat enam orang mengalami luka bakar. Mereka adalah M. Soewono (67), Suriyah (52), Eny Latifah (38), Yuni Lestari (30), dan Titi (68), serta satu balita umur tiga tahun.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.