Jumat, 19 Jun 2026 19:55 WIB

Perjalanan WN Australia yang Bakal Nikahi Wanita asal Tuban

Ezedin Akari, WN Australia bersama pasangannya Eni Muji Rahayu saat menerima piagam bimbingan nikah dari Kemenag Tuban (Foto: Agus for jatimnow.com)
Ezedin Akari, WN Australia bersama pasangannya Eni Muji Rahayu saat menerima piagam bimbingan nikah dari Kemenag Tuban (Foto: Agus for jatimnow.com)

jatimnow.com - Ezedin Akari, pria warga negara (WN) Australia bakal menikahi wanita pujannya, Eni Muji Rahayu, warga Desa/Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban.

Sebelum menikah, Ezedin dan Eni mengikuti bimbingan perkawinan di KUA Kecamatan Palang, pada Rabu (29/3/2023) kemarin.

Baca Juga: Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

Kepala Kantor Kemenag Tuban, Munir mengapresiasi semua pasangan yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan bimbingan perkawinan dengan penuh antusias.

Menurutnya, bimbingan perkawinan ini merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk membekali para calon pengantin dalam merespon berbagai persoalan rumah tangga yang mungkin dihadapi.

Selain itu, progam ini adalah bentuk ikhtiar dari pemerintah untuk menekan angka perceraian. Munir turut memberikan tips menghadapi tantangan rumah tangga agar tetap harmonis.

"Cara menghadapi tantangan pernikahan agar hubungan lebih baik di antaranya belajar lebih banyak satu sama lain, saling mengapresiasi pasangan," ujar Munir, Kamis (30/3/2023).

Baca Juga: WNA Penumpang Kereta Api Alami Peningkatan di Daop 9 Jember

"Selanjutnya jangan menuduh. Beri kesempatan pasangan berbicara dan dengarkan. Selalu berkomunikasi dengan baik, lakukan pembicaraan atau obrolan yang sederhana. Tetap terbuka dan jangan segan untuk memuji pasangan," tambahnya.

Sementara Kepala KUA Kecamatan Palang, Mokhamad Idris menjelaskan, bimbingan perkawinan ini menghadirkan beberapa narasumber, baik dari Kemenag, Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya.

"Usai bimbingan, seluruh peserta diberikan buku Pondasi Keluarga Sakinah dan piagam tanda lulus bimbingan," terang Idris.

Baca Juga: Berikut Nama Sopir Mobil yang Terlibat Kecelakaan di Jalur Bromo Probolinggo

Idris mengungkapkan, terdapat salah satu yang spesial, yaitu keikutsertaan Ezedin bersama pasangannya Eni dalam kegiatan tersebut. Ia berharap semoga semua pasangan menjadi pasangan yang sakinah, mawadah, rahmah dan berkah.

Ezedin sendiri mengaku terkesan dan mengapresiasi program bimbingan nikah ini. Hal tersebut adalah pengalaman baru yang sebelumnya belum pernah ia jumpai di negeri asalnya.

"Ini pertemuan yang bagus sekali. Tidak ada pembimbingan seperti ini di Australia. Hal ini pengalaman pertama bagi saya, sangat luar biasa dan bermanfaat," tuturnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Curi Uang Kotak Amal Masjid, Pria di Blitar Diarak Warga

Pihak takmir masjid dan warga jemput pelaku di rumah, kini pelaku sudah diserahkan ke pihak berwajib.