Minggu, 21 Jun 2026 10:24 WIB

Sederet Kasus Diungkap di Ponorogo: Sopir Terlibat Narkoba hingga Debt Collector

Polres Ponorogo memamerkan hasil ungkap kasus selama Operasi Pekat 2023 (Foto: Humas Polres Ponorogo)
Polres Ponorogo memamerkan hasil ungkap kasus selama Operasi Pekat 2023 (Foto: Humas Polres Ponorogo)

jatimnow.com - 22 kasus diungkap Polres Ponorogo selama Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2023, mulai 17 hingga 28 Maret 2023.

Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo mengatakan bahwa jajarannya mengungkap 22 kasus, dengan rincian Satreskrim 17 kasus dan Satresnarkoba 5 kasus.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Dari ungkap kasus itu, barang bukti yang disita adalah 6 handphone, 4 kartu ATM, 2 buku rekening, uang tunai Rp722 ribu. Kemudian 25 kilogram serbuk petasan, 1 motor Honda Vario.

Juga 1 timbangan, 1 centong, 1 plastik bungkus serbuk aluminium, 3 ayakan, 2 panci motif klitik, 1 dandang, 1 baskom, 1 panci mixer, 6 kilogram potasium.

Selain itu, juga ada tangkapan layar percakapan WhatsApp, sabu-sabu 3,08 gram, 1 bong, 2780 pil double dan 210 liter arak jowo.

Baca Juga: Satreskrim Polres Ponorogo Ungkap kasus Curanmor, Dua Warga Brebes Ditangkap

Kasat Resnarkoba Polres Ponorogo, AKP Akhmad Khusen menyebut bahwa ada 7 tersangka yang ditangkap dari 5 kasus yang diungkap. Tiga di antaranya adalah tersangka kasus sabu.

"Untuk sabu barang buktinya 3,08 gram. Tersangkanya ada tiga orang, semua adalah sopir," jelas Khusen, Rabu (29/3/2023).

Kasus lain adalah ungkap pil koplo dengan 3 tersangka dengan barang bukti 2.780 pil double l. Juga minuman keras (miras) dengan satu tersangka dan barang bukti 210 liter arak jowo.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sedangkan Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Nikolas Bagas Yudhi Kurnia merinci, 17 kasus yang diungkap itu terdiri dari 8 kasus judi, protitusi 3 kasus, bahan peledak (handak) 1 kasus dan premanismen 2 kasus.

"Untuk premanisme itu dua kasus debt collector. Untuk yang debt collector tidak kami hadirkan karena memang ancaman kurang dari 1 tahun," jelas dia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.