Rabu, 17 Jun 2026 06:08 WIB

Awas! Polres Bojonegoro Bakal Tindak Tegas Pelaku Perang Sarung

Kapolres Bojonegoro AKBP Rogib Triyanto saat menyampaikan arahan (foto Humas Polres Bojonegoro for jatimnow.com)
Kapolres Bojonegoro AKBP Rogib Triyanto saat menyampaikan arahan (foto Humas Polres Bojonegoro for jatimnow.com)

jatimnow.com - Pelaku perang sarung yang belakangan marak menjadi perhatian serius kepolisian di Bojonegoro. Masalahnya perang sarung ini mengganggu ketertiban umum, dan dinilai mengarah pada tindakan pidana.

Kali ini Kapolres Bojonegoro AKBP Rogib Triyanto berjanji bakal mengambil tindakan tegas, dan tidak segan memproses pelaku perang sarung.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

“Perang sarung ini bukan lagi bentuk kenakalan remaja biasa, tapi ada tendensi yang menjurus pada aksi pidana. Apabila dalam aksi tersebut menimbulkan korban, akan diambil tindakan tegas dan akan diproses hukum bila terbukti ada pelanggaran pidana di dalamnya,” kata Kapolres Bojonegoro, Selasa (28/3/2023).

Sebagai langkah antisipasi, pihaknya memerintahkan kepada anggota dari polres dan polsek jajaran untuk melakukan upaya preemtif dan preventif terkait potensi terjadinya perang sarung dan gangguan Kamtibmas lainnya.

"Kita optimalkan antisipasi dengan patroli secara rutin, baik polres ataupun polsek jajaran. Patroli diutamakan saat sahur, antisipasi perang sarung ataupun gangguan kamtibmas lainnya," terangnya.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

Menurut Rogib, perang sarung adalah aksi berbahaya dan dapat dijerat dengan pasal pidana apabila sampai melukai bahkan menghilangkan nyawa orang lain.

"Peran masyarakat amat kami harapkan. Laporkan ke polisi bila ada kejadian mencurigakan, termasuk bila ada kerumunan warga atau remaja yang melakukan aksi perang sarung. Jangan sampai ada perang sarung di wilayah Kabupaten Bojonegoro,” Harapnya.

Lebih lanjut, Rogib mengungkapkan dari beberapa kejadian didapati para pelaku aksi perang sarung juga membawa senjata tajam dan benda lain yang dapat mencederai orang lain.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

“Untuk itu, kami mengimbau kepada orang tua atau masyarakat untuk waspada dan mengawasi pergaulan putra-putrinya. Arahkan para putra-putrinya untuk mengisi Ramadan dengan kegiatan-kegiatan positif yang bermanfaat dan batasi waktu saat di luar rumah,” pungkasnya.

Belum lama ini perang sarung terjadi Desa/Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro yang sempat viral di media sosial. Perang sarung di Bojonegoro ini dilakukan dua pihak yang terjadi jelang sahur. Akibat perang sarung di Kalitidu, lima remaja diamankan kepolisian setempat.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.