Kamis, 18 Jun 2026 04:23 WIB

Dibangun 1948, Masjid Baitus Siddiqin Jombang Tonjolkan Arsitek Jawa

Masjid Baitus Siddiqin di kompleks pondok pesantren Shiddiqiyah Ploso Jombang yang menonjolkan arsitek Jawa. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Masjid Baitus Siddiqin di kompleks pondok pesantren Shiddiqiyah Ploso Jombang yang menonjolkan arsitek Jawa. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Ada yang unik pada bangunan masjid di lingkungan Pondok Pesantren Shiddiqiyah, Ploso Jombang. Bangunan ini adalah masjid tua yang berdiri sejak tahun 1948.

Masjid ini dibangun ayah dari Muhammad Muchtar Mu’ti yang bernama KH Abdul Mu'ti. Sementara pembangunan masjid ini jauh lebih dulu dibandingkan ponpesnya.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

Ulil Absor, salah satu pengurus ponpes Shiddiqiyah menjelaskan masjid di halaman Pondok Pesantren Shiddiqiyah ini dinamakan masjid Baitus Siddiqin pusat.

"Ini dinamakan masjid Baitus Siddiqin pusat. Karena di daerah-daerah itu juga ada masjid yang namanya masjid Baitus Siddiqin. Nah untuk di daerah itu cabang dari tarikat Shiddiqiyah," ungkapnya, Selasa (28/3/2023).

"Masjid ini dibangun oleh abah dari mursid kami, yakni KH Abdul Mu'ti dan selesai pada tahun 1948," katanya.

Masjid Baitus Siddiqin mampu menampung total jamaah mencapai 220. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)Masjid Baitus Siddiqin mampu menampung total jamaah mencapai 220. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Kakek dari mursid Pondok Pesantren Shiddiqiyah mendirikan pondok pesantren yang diberi nama pesantren Kedung Turi. Pembangunan ini dilakukan sebelum adanya bangunan masjid maupun pondok pesantren Shiddiqiyah.

"Dulu pernah dibangun pesantren Kedung Turi, akan tetapi masjid ini belum ada. Tapi kalau dengan pesantren Majmal Bahrain Qubul Waton Minal Iman Shiddiqiyah, lebih dulu masjid ini, karena masjid ini tahun 1948, dan pesantren Shiddiqiyah tahun 1972," katanya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

Ia mengaku masjid ini masih mempertahankan bangunan lama sejak berdiri hingga saat ini. Meski demikian, masjid ini pernah dilakukan sekali renovasi. Itupun hanya dilakukan pada bagian lantai serta atap, sedangkan bangunan aslinya masih utuh.

"Secara fisik masih bangunan lama. Mulai dinding, tiang penyangga semua masih lama, asli termasuk atap. Renovasi hanya mengganti genting," bebernya.

Salah satu ciri khas bedug yang dimiliki masjid Baitus Siddiqin di Ploso, Jombang. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)Salah satu ciri khas bedug yang dimiliki masjid Baitus Siddiqin di Ploso, Jombang. (foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

Selama bulan Ramadan, sambung Ulil, masjid ini dipergunakan untuk kegiatan ibadah seperti pada umumnya. Selain untuk salat, juga untuk tadarus, dan ibadah lainnya.

Baca Juga: Esensi Silaturrahmi, Melampaui Ego demi Keberkahan Hidup

Sejauh ini gaya arsitek bangunan masjid ini masih mempertahankan gaya Jawa murni, yakni menonjolkan arsitek Jawa dan sisi kejawaan.

Lebih lanjut ia mengatakan kapasitas masjid Baitus Siddiqin mampu memuat puluhan jamaah.

"Kalau yang di dalam kapasitasnya sekitar 70 orang, nah untuk jamaah yang di luar ini mampu memuat sekitar 150 orang," pungkasnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.