Selasa, 16 Jun 2026 01:05 WIB

Viral 2 Kelompok Remaja Bojonegoro Perang Sarung, Kondisi Terakhir Begini

Aksi perang sarung yang melibatkan dua remaja di Desa/Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro. (foto: tangkapan layar video amatir warga)
Aksi perang sarung yang melibatkan dua remaja di Desa/Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro. (foto: tangkapan layar video amatir warga)

jatimnow.com - Sejumlah remaja melakukan perang sarung terekam dalam sebuah video amatir dan tersebar di media sosial. Aksi perang sarung yang viral itu diduga terjadi di Jalan Raya, Desa/Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro pada Senin (27/3/2023) dini hari.

Video berdurasi 26 detik itu memperlihatkan dua gerombolan remaja saling serang menggunakan sarung. Terlihat para remaja yang mengenakan baju serba hitam berlarian sambil mengayunkan sarung.

Baca Juga: ASN Kota Probolinggo Ditantang Manfaatkan Medsos untuk Promosi Daerah

Informasi yang dihimpun, aksi perang sarung antar-kelompok remaja itu terjadi pada jam istirahat atau sebelum waktu sahur tiba. Tentu aksi itu mengganggu kenyamanan warga setempat.

Selain itu, aksi tersebut diketahui sudah berlangsung yang kedua kalinya sejak memasuki awal bulan Ramadan.

Kapolsek Kalitidu, Iptu Usodo membenarkan aksi perang sarung yang dilakukan dua kelompok remaja. Persitiwa itu telah didatangi pihak kepolisian dan langsung membubarkan remaja yang membuat gaduh.

Baca Juga: Perkuat Pasokan Gas Nasional, PGN SOR III Kunjungi JTB Bojonegoro

"Alhamdulilah kondusif mas, sudah tidak ada (tidak ada yang diamankan) mas. Petugas tiba, langsung buyar (membubarkan diri)," ungkap Usodo.

Sementara itu, untuk antisipasi kejadian serupa kembali, pihaknya berjanji akan terus meningkat patroli di wilayah dan tidak segan menindak tegas bila ada yang mengganggu ketertiban masyarakat.

Baca Juga: Medsos Bikin Anak Makin Individualis, Pakar Tekankan Peran Krusial Orang Tua

Selain itu, ia juga mengimbau kepada para remaja untuk mengisi bulan suci Ramadan dengan kegiatan positif. Ia juga meminta kepada para orang tua untuk senantiasa menjaga dan mengawasi anak-anaknya agar terhindar dari tindakan yang dapat merugikan doiri sendiri dan orang lain.

"Mohon izin sudah dilaksanakan patroli berkelanjutan, dan akan terus disampaikan imbauan agar tidak lagi ada (perang sarung)," tutupnya.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.