Selasa, 16 Jun 2026 04:04 WIB

Reses Rahmat Muhajirin di Sidoarjo, Himpunan Pedagang Pasar Sambat Ini

Rahmat Muhajirin saat serap aspirasi bersama HPP Sidoarjo. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)
Rahmat Muhajirin saat serap aspirasi bersama HPP Sidoarjo. (Foto: Achmad Supriyadi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Gerindra Rahmat Muhajirin serap aspirasi atau reses dengan warga dan Himpunan Pedagang Pasar (HPP) Sidoarjo.

Mereka menyampaikan aspirasi atau uneg-uneg permasalahan yang dirasakan terkait pedagang pasar di luar anggota HPP.

Baca Juga: Sengketa Lahan TNI AL dan Warga 10 Desa Pasuruan Temui Titik Terang di DPR RI

Reses dihadiri kurang lebih 100 anggota HPP Sidoarjo ini, hadir pula Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo yang juga merupakan ketua DPC Gerindra Sidoarjo Kayan Samari.

"Kami anggota HPP merupakan pedagang yang memiliki stan resmi dengan buku yang dikeluarkan pihak pasar dan kami membayar perpanjangan stan setiap tiga tahun sekali," kata Ketua HPP Sidoarjo Nur Hasan, Minggu (26/3/2023).

Ia menambahkan, pihaknya merasakan ketidakadilan dengan adanya pedagang di luar HPP yang berada di depan pasar dan dekat parkir sehingga pembeli bisa langsung membeli tanpa masuk ke pasar.

"Akibatnya kita yang punya stan di dalam dagangan tidak laku. Makanya kami meminta pada Pemda Sidoarjo agar dalam melakukan penataan pasar tradisional harus komprehensif, kami inginnya penataan pasar harus dikembalikan pada aturan yang ada, berdagang di pasar ya harus punya stan resmi dan di pasar Larangan masih banyak stan kosong di dalam," ungkapnya.

Masih kata Nur Hasan, di dalam pasar masih ada stan atau tempat berjualan dan lebih nyaman menjalankan usahanya.

"Jika pedagang Sidoarjo ditata dengan tertib, aman, nyaman maka omzet dan pendapatannya meningkat. Penataan secara menyeluruh, kalau didalam masih ada tempat silahkan masuk ke dalam dan tidak menggangu yang didalam," jelasnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, Rahmat Muhajirin menjelaskan, dari reses atau serap aspirasi dengan HPP Sidoarjo terjadi kesalahpahaman dalam menyikapi masalah Pasar Larangan.

Baca Juga: Adela Kanasya Adies Tebar Kurban untuk Warga Surabaya dan Sidoarjo

"Kita sudah temukan formula yang win-win solution untuk semua pedagang, nanti kita sampaikan ke pihak terkait untuk kebaikan ke depan, karena menurut HPP masih banyak slot stan kosong di dalam Pasar Larangan dan itu bisa digunakan pedagang yang ada di luar," paparnya.

Menurut Wasekjen DPP Partai Gerindra ini, dirinya akan mendorong pertemuan antara Disperindag, HPP dan pedagang pasar di luar yang akan direlokasi sehingga permasalahannya sekarang bisa cepat selesai.

"Jangan mau diadu domba dengan sesama pedagang pasar, karena mereka hidup sebagai pedagang tujuannya satu yakni mencari rejeki untuk keluarga," kata Rahmat Muhajirin.

Dalam kesempatan tersebut, Rahmat Muhajirin menyampaikan bahwa pedagang pasar merupakan salah satu usaha UMKM yang sangat kuat selama pandemi Covid-19. Oleh karena itu dirinya akan mendukung dan membackup kebijakan penguatan UMKM yang terbukti tahan banting dalam menopang ekonomi nasional dan daerah.

Legislator yang sering disapa RM ini meminta pedagang pasar untuk solid dan bersatu serta tidak ragu-ragu melakukan terobosan usaha demi meningkatkan kesejahteraan.

Baca Juga: Legislator PKB Salurkan Ratusan Hewan Kurban di Jember dan Lumajang

Menurut Rahmat Muhajirin, pedagang pasar merupakan urat nadi ekonomi kerakyatan yang harus dibela dan diperkuat daya saing bukan malah digusur atau dipinggirkan.

"Sekarang pedagang pasar menghadapi persaingan yang ketat dengan toko modern di desa-desa yang jumlahnya banyak, kalau pedagang pasar tidak bersatu maka akan tergerus oleh pasar modern," katanya.

Sebagai wakil rakyat, Rahmat Muhajirin menegaskan akan menampung semua aspirasi pedagang pasar di Sidoarjo terutama untuk kemajuan usaha serta kenyamanan dalam berdagang.

"Dukungan kami kepada para pedagang pasar ini merupakan amanat yang diperintahkan oleh pimpinan kami bapak Prabowo Subianto guna memastikan bahwa pembangunan ekonomi harus menyentuh masyarakat bawah seperti pedagang pasar," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.