Jumat, 19 Jun 2026 02:40 WIB

Mas Dhito Siapkan Langkah Atasi Kenaikan Harga Bahan Pokok di Kediri

Satgas Pangan Kabupaten Kediri melakukan pemantauan harga pasar. (Foto : Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)
Satgas Pangan Kabupaten Kediri melakukan pemantauan harga pasar. (Foto : Humas Pemkab Kediri for jatimnow.com)

jatimnow.com - Memasuki awal Ramadan ini, harga bahan pokok mulai menunjukkan geliat naik. Kenaikan harga kebutuhan pokok ini berpotensi mendorong inflasi jelang Lebaran mendatang.

Hal ini yang mendorong Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana untuk terus mengawasi pergerakan harga kebutuhan pokok. Melalui Tim Satgas Pangan Kabupaten Kediri, Mas Dhito, sapaan Hanindhito Himawan Pramana, telah menyiapkan langkah-langkah strategis untuk mengendalikan harga.

Baca Juga: Inflasi Turun Drastis, Gubernur Khofifah Beri Apresiasi Pemkot Probolinggo

Tim yang berada di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Kediri itu seminggu belakangan intens terjun ke lapangan untuk mengecek langsung kondisi harga.

“Pergerakan (harga) harus kita amati terus, jangan sampai ada gejolak di masyarakat, kata Kepala DKPP, Tutik Purwaningsih," Sabtu (25/3/2023).

Lebih lanjut Tutik menjelaskan, dari pantauan yang dilakukannya, tak dipungkiri memang terjadi kenaikan harga untuk beberapa item bahan pokok.

Salah satu kenaikan menurut Tutik terjadi untuk telur ayam. Per 21 Maret 2023 sampai hari ini harganya sudah mencapai Rp30-31 ribu per kilogram. Jika dibanding awal Februari, telur mengalami kenaikan hingga Rp4 ribu per kilogram.

Baca Juga: Ponpes Al Falah Kediri Ditetapkan Tuan Rumah Munas Alim Ulama dan Konbes NU

Di samping itu, harga daging ayam ras juga terpantau naik hingga Rp5 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp28 ribu.

Untuk mengendalikan harga tersebut, operasi pasar direncanakan akan dilakukan di minggu pertama Ramadan. Harapannya, beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan bisa stabil.

“Operasi pasar terus kita lakukan sesuai instruksi Mas Bup (Mas Dhito), sebulan terakhir kita sudah di 31 titik,” tambah perempuan yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Perdagangan itu.

Baca Juga: Inflasi Kota Kediri Mei Terkendali, Warga Diimbau Tidak Panic Buying

Sejalan dengan apa yang dilakukan DKPP, Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Dyah Saktiana juga merencanakan pasar murah.

Pasar murah ini rencananya akan diadakan di dua titik perbatasan Kabupaten Kediri menjelang Idul Fitri.

“Kita rencanakan menjelang Idul Fitri, ada di dua titik,” tutur Dyah.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.