Jumat, 19 Jun 2026 01:43 WIB

Tempat Legend Membeli Menu Takjil di Ponorogo: Dikelola Warga Sekampung, Berdiri 13 Tahun

Warga Ponorogo berburu takjil di Jalan Soekarno Hatta, RT 02 RW 02 Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)
Warga Ponorogo berburu takjil di Jalan Soekarno Hatta, RT 02 RW 02 Kelurahan Banyudono, Kecamatan Ponorogo (Foto: Ahmad Fauzani/jatimnow.com)

jatimnow.com - Berbagai menu takjil yang dijual para pedagang berjajar di Jalan Soekarno Hatta, Ponorogo sejak Kamis (23/3/2023) sore. Rata-rata pedagang di sini adalah warga RT 02 RW 02, Kelurahan Banyudono.

Di hari pertama puasa tahun ini, ada sekitar 23 warga RT 02 RW 02 Kelurahan Banyudono yang menjual takjil di sana. Bahkan mereka sudah berjualan 13 tahun setiap ramadan setiap tahunnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Berbagai macam jajanan seperti bakwan goreng, tempe goreng, klepon, juga berbagai es, aneka jus buah, es manado dan sayur dijual para pedagang.

Harga yang ditawarkan juga cukup murah. Bahkan harga takjil paling murah adalah seribu rupiah. Dan paling mahal Rp35 ribu, yaitu ikan bakar.

"Ini sudah belasan dilakoni oleh warga. Kami dikoordinir," ujar Ketua RT 02, Sasmiyatin.

Dia menjelaskan bahwa ide pertama berjualan menu takjil adalah dari warga. Sebab setiap harinya di luar bulan ramadan, warga setempat memproduksi jajanan untuk dititipkan ke warung-warung.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Dan 13 tahun lalu, kata dia, lapak yang berjajar masih sangat sederhana, yaitu berupa meja berjajar. Seiring berjalannya waktu, lapak para pedagang kini berubah.

"Sekarang didirikan terop (tenda), agar jika panas tidak kepanasan. Dan jika hujan tidak terkena hujan," bebernya.

Menurutnya, semua penjual menu takjil adalah warga setempat. Mereka mulai membuka lapak sejak pukul 13.00 WIB. Dan sekitar pukul 16.00 WIB, rata-rata dagangan mereka sudah habis terjual.

Baca Juga: Ramadan 2026, Ribuan Takjil dan Minuman Menyentuh Komunitas

"Dalam sehari jika pengalaman ramadan sebelumnya, omzet yang didapatkan Rp10 hingga Rp11 juta. Sistem pembagiannya adalah setelah Salat Tarawih," papar dia.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.