Kamis, 18 Jun 2026 23:44 WIB

Makam Gus Dur Tetap Dibuka untuk Umum Selama Ramadan, Peziarah Terus Meningkat

Peziarah di makam Gus Dur yang ada di kompleks pemakaman Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)
Peziarah di makam Gus Dur yang ada di kompleks pemakaman Pondok Pesantren Tebuireng Jombang. (Foto: Elok Aprianto/jatimnow.com)

jatimnow.com - Para peziarah yang ingin datang ke makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) selama Ramadan ini bisa berkunjung seperti hari biasanya. Komplek pemakaman Ponpes Tebuireng Jombang tetap buka untuk masyarakat umum.

Teuku Azwani, salah satu pengurus Ponpes Tebuireng Jombang menjelaskan, pada bulan Ramadan tahun ini, kompleks pemakaman yang ada di area pondok tetap buka seperti biasa.

Baca Juga: Besut Mudik ke Jombang, Mencari Roh Dialektika di Tanah Para Pemikir

"Selama Ramadan kita tetap buka, bagi peziarah yang ingin berziarah ke makam Gus Dur," ungkapnya, Kamis (23/3/2023)

Ia mengatakan para pengunjung bisa berziarah ke makam Gus Dur mulai pagi hingga sore hari.

"Untuk waktu seperti biasanya, jam 8 pagi sampai jam 3 sore," katanya.

Ia mengaku sejak sebelum Ramadan tiba, jumlah peziarah yang berkunjung ke kompleks pemakaman Pondok Pesantren Tebuireng meningkat. Setiap harinya mencapai ribuan orang.

"Sejak H-7 sebelum Ramadan jumlah pengunjung ke makam Gus Dur meningkat drastis dibandingkan dengan hari biasa biasanya, yang datang dari berbagai daerah di seluruh wilayah Indonesia," jelasnya.

Baca Juga: Potret Travesti Ludruk, Simbol Perlawanan yang Hadir di Pameran Foto Jombang

"Setiap hari bisa mencapai belasan ribu peziarah, dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tahun ini lebih banyak," sambungnya.

Ia mengaku kenaikan jumlah peziarah ini, salah satunya dikarenakan kasus Covid-19 yang melanda Indonesia sudah mulai reda.

"Karena covid sudah mulai reda. Jumlah perharinya diperkirakan naik sampai 20 ribu peziarah," katanya.

Sementara itu, Surani (83) salah satu peziarah makam Gus Dur asal Surabaya, mengaku sengaja datang berkunjung ke makam Gus Dur di bulan Ramadan.

Baca Juga: Mandiri Gelar Safari Ramadan

"Untuk mendoakan agar Gus Dur diampuni segala dosanya dan ditaruh dalam surga Allah yang paling indah, dan yang paling mulia bagi Gus Dur," ujarnya.

Selain itu ia juga mendoakan seluruh keluarganya agar dapat menjalankan ibadah puasa hingga akhir nanti tanpa halangan apapun.

"Saya merasa puas karena bisa mendoan Gus Dur, diri saya dan keluarga saya. Serta semoga ayah, saya dan keluarga saya bisa mampu menjalankan ibadah puasa, sampai selesai, dengan tidak ada halangan suatu apapun," pungkasnya.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.