Kamis, 11 Jun 2026 09:11 WIB

Cara TPS Jaga Ekosistem Pesisir Pantai, Budidaya Mangrove

Direktur Teknik TPS, Robby Dayoh (kanan) menanam mangrove untuk menjaga lingkungan. (foto: TPS for jatimnow.com)
Direktur Teknik TPS, Robby Dayoh (kanan) menanam mangrove untuk menjaga lingkungan. (foto: TPS for jatimnow.com)

jatimnow.com - Menjaga lingkungan menjadi isu seksi bagi PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS). Entitas bisnis milik PT Pelabuhan Indonesia (Persero) ini berupaya menjaga ekosistem dengan memanen 10 ribu bibit mangrove sekaligus reboisasi mangrove di dermaga TPS, Selasa (21/3/2023).

Kegiatan budidaya magrove itu bertujuan untuk menjaga keberlangsungan hidup biota laut dan sebagai wujud kepedulian TPS terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga: TPS Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban untuk Warga dan Mitra

Direktur Utama TPS, Wahyu Widodo mengatakan hasil panen mangrove sebagian dikirim ke Pelindo Group maupun Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP).

"Hari ini kita memanen 10 ribu bibit mangrove, dan kita tanam kembali di area TPS sebanyak 1.000 bibit. Sedangkan sisanya akan dibagikan ke teman-teman Pelindo Group, atau Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP)," kata Wahyu Widodo dalam keterangan resminya, Selasa (21/3/2023).

Menurut Wahyu, selama ini TPS bekerja sama dengan kelompok tani mangrove Wonorejo, Surabaya dalam hal penataan ekosistem dan pembibitan mangrove.

Direksi dan pegawai TPS melakukan penanaman mangrove di sekitar dermaga. (foto: TPS for jatimnow.com)Direksi dan pegawai TPS melakukan penanaman mangrove di sekitar dermaga. (foto: TPS for jatimnow.com)

Baca Juga: Terminal Petikemas Surabaya Kembali Layani Ekspor Komponen Lokomotif INKA

Sedangkan, program tersebut berjalan di bulan September 2022 dengan mengoptimalkan area mangrove di sisi barat jembatan penghubung antara lapangan penumpukan dan dermaga TPS.

TPS ingin, lanjut Wahyu, area mangrovenya menjadi salah satu sentra dari pembibitan dan budidaya mangrove.

"Harapanya, bisa mendukung kebutuhan bibit pohon mangrove untuk Pelindo Group maupun SPTP, selaku induk entitas. Dan juga untuk masyarakat umum, sehingga nilai manfaat dari sini meluas," paparnya.

Baca Juga: Pelindo dan ALFI Jatim Satukan Langkah Benahi Layanan Pelabuhan

Restorasi bibit mangrove di TPS ini sejalan dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) penataan ekosistem laut dan pesisir. Sebagai bagian dari pilar lingkungan untuk memulihkan ekosistem mangrove.

"Banyak pohon maka banyak oksigen, kita ingin menghilangkan kesan pelabuhan yang panas dan gersang. Ini sudah sejalan dengan program sustainable port TPS yang menjadi fokus TPS jelang HUT bulan depan," pungkasnya.

Sekadar informasi, komitmen TPS ikut serta dalam upaya pelestarian alam dan lingkungan yang selaras dengan amanat Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 1 Tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan pulau-pulau kecil di Provinsi Jawa Timur Tahun 2018-2038.

Editor : Rochman Arief
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.