Senin, 15 Jun 2026 17:14 WIB

Jalan Nasional Lamongan-Gresik Macet 4 KM, Hanya Gara-gara Kedelai

Kemacetan lalu lintas imbas truk muatan kedelai mengalami kecelakaan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)
Kemacetan lalu lintas imbas truk muatan kedelai mengalami kecelakaan. (Foto: Adyad Ammy Iffansah/jatimnow.com)

jatimnow.com - Sebuah truk gandeng bermuatan kedelai mengalami kecelakaan tunggal di jalan nasional Lamongan - Gresik. Tepatnya di Dusun Gajah, Desa Rejosari, Kecamatan Deket, Lamongan.

Insiden ini mengakibatkan kemacetan sekitar sepanjang 4 KM, antara TKP kecelakaan hingga terminal Lamongan.

Baca Juga: Dorong Produktivitas, Petani Lamongan Terima Bantuan Alat dan Mesin Pertanian

Hingga saat ini proses evakuasi berjalan lancar, truk yang sebelumnya nangkring di median jalan berhasil dievakuasi. Namun, material kedelai masih berceceran dan dalam proses pengangkatan.

"Truk sudah berhasil dievakuasi, lalu lintas sudah mulai lancar, tapi masih bergantian karena separuh jalan tertutup muatan truk," beber Kanit Gakkum Polres Lamongan, Iptu Hadi Siswanto, Selasa (21/3/2023).

Baca Juga: Venue Kejurprov X Biliar Jatim di Lamongan Dipindah, Ini Alasannya

Kejadian truk nangkring di median tengah jalan ini bermula ketika truk gandeng dengan nopol P 8034 UH yang dikemudikan Bagus Susanto (33) warga Desa Rambigundam, Kecamatan Rambipuji, Jember melaju dari arah barat ke timur atau dari arah Lamongan hendak balik ke Jember.

Baca Juga: Diminati Karena Kualitas, Selada Hidroponik Lapas Lamongan Suplai Dapur MBG

"Saat melaju dari arah barat ke timur dan sesampainya di TKP, diduga sopir mengantuk dan menabrak median jalan tengah," katanya.

Meski tidak ada korban jiwa, kejadian kecelakaan tunggal yang dialami truk gandeng ini sempat membuat arus lalu lintas tersendat. Arus yang tersendat tersebut terutama dialami oleh kendaraan yang akan menuju ke Gresik dan Surabaya karena tingginya volume kendaraan yang melintas.

"Kemacetan sudah mulai terurai, sekitar 30 menit kedepan lalu lintas diprediksi kembali lancar," ujar Hadi.

Editor : Zaki Zubaidi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.